Survei: Warga Jabar Tak Keberatan Deddy Mizwar Main Iklan
CNN Indonesia
Kamis, 13 Jul 2017 16:35 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebut, mayoritas warga Jawa Barat memaklumi jika Wakil Gubernur mereka, Deddy Mizwar, tetap melakoni pekerjaan lamanya sebagai bintang iklan.
Dari hasil survei itu diketahui, sebanyak 56 persen dari 820 responden menyatakan bisa menerima. Hanya ada 17 persen responden yang enggan memberi tanggapan atas seringnya Deddy Mizwar bermain iklan selama menjabat Wagub.
"Isu tersebut kami tanyakan, karena sempat heboh juga di media sosial beberapa waktu lalu," ujar peneliti senior SMRC Deni Irfani di kantornya, Jakarta, Kamis (13/7).
Selain menanyakan tanggapan atas Deddy Mizwar sebagai bintang iklan, SMRC juga meminta pandangan responden atas isu bakal calon gubernur Dedi Mulyadi yang dianggap musyrik karena banyak mendirikan patung wayang selama menjabat Bupati Kabupaten Purwakarta.
Hasil survei atas isu tersebut adalah 62 persen responden menyatakan tidak setuju atas tudingan bahwa bupati yang kerap berbusana khas Sunda itu musyrik. Hanya 28 persen responden yang setuju pada isu tudingan tersebut.
Terakhir, SMRC menilai persetujuan responden andai partai politik pendukung bekas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bakal mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dalam Pilkada Jawa Barat.
Sebanyak 23 persen responden berkata setuju atas isu tersebut. Sementara, 26 persen responden mengungkap ketidaksetujuannya pada isu yang sama.
"Dari yang tahu isu itu, sebagian besar atau 50 persen menyatakan netral jika Ridwan Kamil diusung partai pendukung Ahok," kata Deni.
Dalam survei SMRC yang dilakukan jelang Pilkada Jabar sosok Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, dan Dedi Mulyadi menempati urutan tiga teratas dukungan menjadi pimpinan provinsi penyangga ibu kota Republik Indonesia tersebut.
Ridwan Kamil meraih dukungan terbanyak sebesar 31,4 persen. Angka itu lebih besar dari dukungan terhadap Deddy Mizwar (13 persen), Dedi Mulyadi (12,3 persen), Dede Yusuf (8,3 persen), dan Abdullah Gymnastiar (7,5 persen).
Dari hasil survei itu diketahui, sebanyak 56 persen dari 820 responden menyatakan bisa menerima. Hanya ada 17 persen responden yang enggan memberi tanggapan atas seringnya Deddy Mizwar bermain iklan selama menjabat Wagub.
"Isu tersebut kami tanyakan, karena sempat heboh juga di media sosial beberapa waktu lalu," ujar peneliti senior SMRC Deni Irfani di kantornya, Jakarta, Kamis (13/7).
Lihat juga:Kang Emil Kembali Juara Survei Pilkada Jabar |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dedi Mulyadi. (Detikcom/Reno Hastukrisnapati Widarto) |
Terakhir, SMRC menilai persetujuan responden andai partai politik pendukung bekas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bakal mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dalam Pilkada Jawa Barat.
"Dari yang tahu isu itu, sebagian besar atau 50 persen menyatakan netral jika Ridwan Kamil diusung partai pendukung Ahok," kata Deni.
Ridwan Kamil meraih dukungan terbanyak sebesar 31,4 persen. Angka itu lebih besar dari dukungan terhadap Deddy Mizwar (13 persen), Dedi Mulyadi (12,3 persen), Dede Yusuf (8,3 persen), dan Abdullah Gymnastiar (7,5 persen).
Dedi Mulyadi. (Detikcom/Reno Hastukrisnapati Widarto)