Polisi Tangkap Kapal Pesiar Pembawa Sabu Satu Ton

Patricia Diah Ayu Saraswati , CNN Indonesia | Minggu, 16/07/2017 21:40 WIB
Polisi Tangkap Kapal Pesiar Pembawa Sabu Satu Ton Polisi berhasil menggagalkan pnyelundupan sabu satu ton (AFP PHOTO / RICARDO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Gabungan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menangkap kapal pesiar yang digunakan untuk membawa narkoba jenis sabu seberat satu ton.

Penangkapan kapal pesiar bernama Wanderlust tersebut merupakan hasil kerja sama Polda Metro Jaya dengan Polresta Depok, Polda Kepulauan Riau, Bea Cukai Pusat dan Bea Cukai Batam.


Penangkapan dilakukan di Perairan Tanjung Berakit pada Sabtu (15/7) sekitar pukul 15.00 WIB. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto pun telah membenarkan penangkapan kapal pembawa sabu tersebut.

"Ya," kata Rikwanto saat dikonfirmasi, Minggu (16/7).

Setelah ditangkap, kapal pesiar berbendera Republik Sierra Leone itu kemudian dibawa ke Pelabuhan Tanjung Uncang, Batam untuk kemudian dilakukan penggeledahan.


Sebelumnya, polisi menembak mati Lin Ming Hui, seorang warga negara Taiwan karena menyelundupkan sabu seberat satu ton ke Indonesia.

Lin Ming Hui tewas ditembak karena melakukan perlawanan saat polisi menggerebek penyelundupan sabu di dermaga bekas hotel Mandalika, Anyer, Banten.

"Kami berkoordinasi dengan polisi Taiwan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (13/7).



Selain Lin Ming Hui, kata Argo, penyelundupan itu melibatkan tiga orang lainnya yakni Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu, dan Hsu Yung Li.

Chen dan Liao diringkus Tim Gabungan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok. Sedangkan Hsu Yung Li kabur dan kini masih dalam pengejaran.