Pemerintah Andalkan Drone untuk Pertahanan Negara Kepulauan
Kamis, 27 Jul 2017 00:43 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah memilih memantapkan pertahanan Indonesia dengan pesawat tanpa awak atau drone. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan, drone akan lebih diandalkan dibandingkan pesawat awak biasa.Hal ini disampaikan usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, beberapa pejabat TNI, dan pemangku kepentingan.
"Iya (lebih mengandalkan drone). Kami negara kepulauan, ini lebih murah dibandingkan pesawat," ujar Ryamizard di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (26/7).
Ryamizard berkata, Indonesia membutuhkan banyak drone. Ia akan memanggil sejumlah produsen-produsen drone untuk uji coba dan mencari yang terbaik, Kamis (27/7).
Kepala Badan Sarana Pertahanan Laksda Leonardi menuturkan, pemerintah akan membeli setidaknya tiga drone beserta tiga baterai untuk pengadaan awal.
Namun, Leonardi menyatakan, pengadaan drone nantinya terus dilakukan. Sebab teknologi ini diperlukan untuk mendeteksi, mengidentifikasi, kemungkinan penyerangan atau bom.
"(Tiga) tidak cukup. Yang penting punya dulu dengan teknologi terkini. Ini lagi jalan pengadaannya," tutur Leonardi.
Terpisah, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah masih mematangkan rencana pengadaan drone. Ia menyebut banyak negara sahabat menawarkan kerja sama.
Namun, kepastian mengenai jenis dan negara produsen drone yang dipilih Indonesia akan diputuskan dalam waktu dekat. (pmg)
ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
Aset Eddy Tansil dan Jejak 30 Tahun Kasus yang Tak Kunjung Tuntas
Nasional • 2 jam yang laluBEM UI Tak Ikut Demo di DPR dan Monas Hari Ini
Nasional • 4 jam yang laluKawal Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini, Polisi Imbau Patuhi Aturan
Nasional • 2 jam yang laluBuntut Korupsi MBG, Kejagung Bakal Periksa Seluruh Pengadaan di BGN
Nasional • 1 jam yang laluJokowi Dijadwalkan Safari ke Lampung Tiga Hari
Nasional • 3 jam yang laluLAINNYA DARI DETIKNETWORK