Dipolisikan Aris Budiman-Erwanto, Novel Fokus Sembuhkan Mata

Feri Agus Setyawan, CNN Indonesia | Kamis, 07/09/2017 12:32 WIB
Dipolisikan Aris Budiman-Erwanto, Novel Fokus Sembuhkan Mata Novel Baswedan hanya fokus proses penyembuhan matanya. (Dok. KPK (Istimewa))
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan hanya fokus dalam proses penyembuhan mata kiri setelah dioperasi pada pertengahan bulan lalu di Singapura.

Hal itu diutarakan oleh juru bicara KPK Febri Diansyah menanggapi soal laporan Direktur Penyidikan Brigadir Jenderal Aris Budiman dan Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Komisaris Besar Erwanto, terhadap Novel dengan dugaan pencemaran nama baik.

Menurut Febri, pihak dokter khawatir bila Novel terlalu merespons laporan tersebut akan berdampak pada tekanan mata penyidik senior itu.
"Karena persoalan-persoalan akan berakibat pada fluktuasi tekanan mata Novel Baswedan. Jadi ada beberapa hal yang memang perlu dipisahkan dulu persoalannya," kata Febri saat dikonfirmasi, Kamis (7/9).


Febri menambahkan, ada perkembangan yang cukup signifikan dalam proses penyembuhan mata kiri Novel setelah dioperasi. Menurutnya, terdapat perbaikan sekitar 40 hingga 45 persen pada mata kiri Novel.

"Bagi kami ini salah satu informasi yang positif, dan kami berharap proses penyembuhan terus berjalan," tuturnya.
Febri memastikan bahwa Biro Hukum KPK bakal memberikan bantuan hukum terhadap Novel, yang terancam menjadi tersangka pencemaran nama baik.

Dikonfirmasi terpisah, kakak kandung Novel, Taufik Baswedan mengatakan adiknya sudah mengetahui mengenai laporan yang 'bertubi-tubi' itu.

Taufik menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai dua laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Aris dan Erwanto ke Polda Metro Jaya.

"Biar masyarakat yang menilai dulu lah, kita belum melihat apa-apa," kata Taufik.