Aktivitas Gempa Vulkanik Gunung Agung Menurun

S. Yugo Hindarto, CNN Indonesia | Senin, 02/10/2017 13:13 WIB
Aktivitas Gempa Vulkanik Gunung Agung Menurun PVMBG mencatat aktivitas gempa vulkanik di Gunung Agung mulai menurun sejak Sabtu (30/9). (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan aktivitas kegempaan Gunung Agung di Kabupaten Karangsem, Bali mulai menurun sejak dua hari terakhir.

"Ada penurunan jumlah gempa sejak dua hari lalu sesuai hasil pencatatan di posko pemantauan," kata Kepala Bidang Mitigasi Gunungapi PVMBG Gede Suantika di Pos Pengamatan Gunungapi Agung di Desa Rendang, Karangasem, seperti dikutip dari Antara, Senin (2/10).

Namun, menurutnya, meskipun mengalami penurunan aktivitas kegempaan, kualitas gempa masing tergolong tinggi. Status gunung api tertinggi di Pulau Dewata itu masih awas atau pada level empat.
Berdasarkan pengamatan pada Sabtu (30/9) lalu permukaan kawah Gunung Agung di Kabupaten Karangasem merekah sepanjang 100 meter.


"Selain itu, secara visual keadaan puncak belum ada perkembangan," ucap Gede.

PVMBG mencatat aktivitas kegempaan Gunung Agung pada (2/10) Pukul 06.00 sampai 12.00 WITA mencapai 88 kali. Jumlah aktivitas gempa itu menurun drastis dibandingkan Kamis (21/9). Saat itu, pos pengamatan Gunung Agung, merekam 563 kali gempa vulkanik dalam, dan delapan kali gempa vulkanik dangkal.

Sedangkan Kamis (21/9) antara pukul 06.00-12.00 Wita terekam 144 kali gempa vulkanik dalam dan 10 kali gempa vulkanik dangkal.
Kendati mengalami penurunan aktivitas gempa, PVMBG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun di zona bahaya yaitu area di dalam radius sembilan kilometer dari kawah Gunung Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah utara, timur laut, tenggara selatan.

139.945 Pengungsi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, hingga saat ini jumlah pengungsi Gunung Agung mencapai 139.945. Para pengungsi itu tersebar di 419 titik pengungsian.

BNPB merinci, pengungsi di Kabupaten Jembrana mencapai 420 orang, Kabupaten Badung 6.747 orang, Kabupaten Tabanan 4.552.

Pengungsi di Kota Denpasar 13.014 orang, Gianyar, 13.123 orang, Bangli 11.921 orang.

Di Kabupaten Buleleng, 16.901 orang, Kabupaten Klungkung 22.723, dan terbanyak di Kabupaten Karang Asem sebanyak 50.544 orang.

[Gambas:Video CNN]