Ketua Umum NU Usulkan Nama untuk Masjid PDI Perjuangan

Bimo Wiwoho, CNN Indonesia | Minggu, 15/10/2017 00:24 WIB
Ketua Umum NU Usulkan Nama untuk Masjid PDI Perjuangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berencana membangun masjid khusus untuk mendiang suaminya, Taufik Kiemas. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Said Aqil Siradj mengaku telah memberikan usulan untuk nama masjid yang akan dibangun PDI Perjuangan.

Usul itu diberikan saat Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menjelaskan niatnya membangun masjid khusus untuk mendiang suaminya, Taufik Kiemas. Masjid itu nantinya akan didirikan di salah satu kantor PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

"Saya usulkan, kalau begitu, namanya Masjid Taufiq al-Khair. (Artinya) Taufik yang baik, atau dibalik, kebaikan Pak Taufik. Bisa aja," ucap Said Aqil di kediaman Megawati, Sabtu malam (14/10).



Said mengaku telah memperoleh gambar rancangan bangunan masjid yang akan dibangun. Dia menilai masjid yang akan dibangun terbilang megah. Pembangunan masjid, imbuhnya, akan memakan waktu sembilan bulan hingga bisa digunakan.

Arsitektur masjid, lanjut Said, bercorak khas Sumatera. Diketahui, ayah Taufik memang keturunan Sumatera Selatan, sementara ibunya keturunan Sumatera Barat.

"Kenapa bangunannya model Sumatera? Karena memang ini nanti pahalanya untuk almarhum Pak Taufik Kiemas," ujar Said menceritakan kembali percakapannya dengan Megawati.

Ia sangat mengapresiasi niat Megawati dan PDI Perjuangan untuk membangun masjid itu. Menurutnya, rencana tersebut sekaligus menampik anggapan bahwa PDI Perjuangan kurang perhatian terhadap umat Islam.


"Anggapan itu tidak benar," ucap Said.

Lebih lanjut, Said mengaku bahwa dirinya memang memiliki kedekatan dengan Megawati. Oleh karenanya, wajar jika dirinya dan Megawati saling bertukar pikiran mengenai berbagai hal. Termasuk juga mengenai rencana pembangunan Masjid.

"Bu Megawati naik haji dengan saya. Umrah juga dengan saya dulu ketika menjadi wapres dan presiden," ungkap Said. (gir/gir)