Usai Dilantik, Anies Enggan Jawab soal Reklamasi dan Alexis

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Senin, 16/10/2017 17:31 WIB
Usai Dilantik, Anies Enggan Jawab soal Reklamasi dan Alexis Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan menjawab secara rinci soal janjinya tentang penghentian proyek reklamasi dan penutupan Alexis. (ANTARA FOTO/Bernadeta Victoria)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anies Baswedan resmi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta usai dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan di depan presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10).

Usai pelantikan, Anies meladeni pertanyaan sejumlah wartawan. Ada beberapa pertanyaan yang dijawab Anies secara lugas. Namun, ada pertanyaan yang enggan dijawab secara rinci, termasuk soal janji Anies menghentikan proyek reklamasi dan penutupan tempat hiburan Alexis.

Soal Alexis, Anies enggan berbicara banyak. Dia khawatir publik akan gaduh bila dia mengumumkan sikapnya soal rencana penutupan tempat hiburan yang terletak di Jakarta Utara itu.
"Nanti kalau sudah, (akan) diumumin, ramai nanti," kata Anies.


Sedangkan soal Reklamasi, Anies juga irit bicara. Anies malah mengelak sambil bercanda ketika wartawan menanyakan sikapnya soal reklamasi.

"Kedengarannya deklamasi. Nantilah, pokoknya lihat janji aja," kata dia.
Anies lebih banyak berbicara tentang proses pelantikannya hari ini. Dia bersyukur karena pelantikan berjalan dengan lancar.

"Kami merasa bersyukur bahwa perubahan pergantian kepemimpinan di Jakarta berjalan lancar. Dan Alhamdulilah prosesi pelantikan tadi sudah dilaksanakan dengan lancar juga," katanya.

Kata Anies, dia dan wakilnya, Sandiaga Uno, siap untuk mulai bekerja. "Fase kampanye sudah selesai. Masa persiapan sudah ditunaikan. Sekarang saatnya untuk kami menunaikan janji-janji," katanya.

Anies menegaskan, dia akan serius dalam bekerja. "Langsung harapannya apa, yang sudah direncanakan bisa dilaksanakan," katanya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga berjanji akan membawa perubahan untuk Jakarta dan melindungi seluruh warga.

"Kami akan memastikan gubernur Jakarta adalah gubernur untuk semua. Gubernur untuk mereka yang memilih maupun untuk mereka yang tidak memilih," kata dia.