Anies Mengenang Perjuangan Era Kolonial di Hari Santri

Ramadhan Rizki, CNN Indonesia | Minggu, 22/10/2017 15:49 WIB
Anies Mengenang Perjuangan Era Kolonial di Hari Santri Anies Baswedan berharap Hari Santri bisa mengingatkan generasi saat ini terhadap semangat di era perjuangan kemerdekaan melawan penjajah. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara penghargaan Santri of The Year di Galeri Nasional, Gambir Jakarta Pusat, Minggu (22/10).

Dalam sambutannya, Anies Baswedan berharap peringatan Hari Santri bisa menumbuhkan semangat generasi sekarang sekaligus menjadi momentum pengingat sejarah di era perjuangan kemerdekaan melawan penjajah.

Anies menilai generasi saat ini harus meniru semangat para pendahulu bangsa. Tak hanya pandai mengkritik, namun harus memiliki kontribusi buat membangun bangsa.


"Hari Santri ini menggambarkan orang tua kita dulu mau turun tangan langsung melawan penjajah. KH Hasyim Asyari ketika membuat resolusi jihad adalah jihad turun tangan langsung, tak cuma menonton," ujar Anies.


Anies mengapresiasi para santri dan pondok pesantren yang terus berkontribusi membangun Indonesia sejak zaman kolonial hingga saat ini. Baginya, pemerintah sudah tepat memberikan keputusan memberlakukan Hari Santri di Indonesia.

"Kita tahu bahwa sebelum republik ada, pondok-pondok pesantren terlebih dulu ada untuk mendidik. Ini membuktikan santri terus berperan di masa lalu dan di masa yang  akan datang," ujar Anies.

Anies juga menjanjikan program-program unggulan 2018 bagi para santri dan pondok pesantren yang ada di DKI Jakarta.

"Insya Allah mulai 2018 kita akan ada program-program khusus madrasah, khusus pondok agar anak-anak kita yang di Jakarta, bantuan peningkatan kualitas guru, peningkatan infrastruktur, KJP plus tentu sudah.


Di acara penghargaan Santri of The Year turut hadir Mentristekdikti M.Nasir dan Sekretaris Jendral Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Helmi Faisal, Anggota DPR RI Jazilul Fawaid, dan Tokoh Nahdatul Ulama (NU) Said Ali juga hadir dalam acara ini.

Islam Nusantara Center (INC) menyelenggarakan penganugerahan bagi para santri dan pondok pesantren berprestasi.

Penghargaan ini dimaksudkan untuk mengapresiasi mereka yang telah memberikan sumbangsih, prestasi, san karya yang bermanfaat bagi bangsa Indonesia.

Tak hanya itu, penghargaan juga diberikan bagi tokoh/pondok pesantren yang bisa membangkitkan motivasi dan teladan bagi generasi muda dan masyarakat luas.

Penghargaan ini sendiri diberikan berdasarkan vote terbanyak melalui polling yang diakses di web resmi jaringansantri.com.


10 pemenang Santri of The Year tahun 2017 di antaranya.

1. Santri Inspiratif Bidang Dakwah: KH Anwar Zahid
2. Santri Inspiratif Bidang Seni dan Budaya: Habib Syekh Abdul Qadir Assegaf
3. Santri Inspiratif Bidang Pendidikan: Prof. Dr. KH. Abd A'la
4. Santri Inspiratif Bidang Wirausaha: Nanag Qasim Yusuf
5. Santri Inspiratif Bidang Kepemimpinan dalam Pemerintahan: Saifullah Yusuf
6. Pesantren Salaf Terinspiratif: Pondok Pesantren Lirboyo Kediri
7. Pesantren Modern Terinspiratif: Pesantren Ummul Qurro Al Islami Leuwiliang Bogor
8. Pesantren Enterpreneur Inspiratif: Pondok Pesantren Agribisnis Al Hikmah 2 Benda Brebes
9. Pahlawan Santri: KH Bisri Syansuri Denanyar Jombang
10. Santri Berprestasi Internasional: Izza Nur Layla