Cerita Jokowi Soal Iriana yang Gemar Belanja Online
CNN Indonesia
Selasa, 24 Okt 2017 00:09 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo menceritakan asyiknya Ibu Negara, Iriana Jokowi menjelajahi dunia maya terutama belanja digital. Menurutnya, hal itu wajar sebab dunia berubah dari offline ke online.
Pergeseran itu, kata Jokowi, menyebabkan banyak hal kini dapat diperoleh atau diatur melalui internet dan gawai.
“Ibu-ibu sekarang belanjanya klak klik saja. Saya lihat Bu Jokowi juga sama. Kok asyik apa? Aduh yang dilihat di situ, enggak usah saya ceritakan,” kata Jokowi di JIExpo, Senin (23/10).
Hal itu disampaikan terbuka dalam Rembuk Nasional 2017. Para peserta yang hadir pun menyambut dengan tawa.
Tak hanya Iriana, ia mengakui juga dirinya merupakan pengguna kecanggihan teknologi kini terutama dalam memesan makanan.
“Saya dulu ke warung sate, sekarang Go-Food 30 menit sampai. Gado-gado juga gitu,” ucap mantan Wali Kota Solo ini.
Pergeseran dan percepatan ini yang seharusnya seluruh masyarakat Indonesia antisipasi. Dunia terutama sistem teknologi sekarang bergerak sangat cepat.
Indonesia dan negara lain disebut tak bisa menghindari hal itu. Percepatan terbukti dari semakin banyak orang lebih memilih melihat atau melakukan segala sesuatu melalui gawai.
Aktivitas tersebut mulai dari membaca dan menonton berita, hingga berolahraga menggunakan virtual reality (VR).
Beranjak dari itu, Jokowi lalu mengimbau seluruh lapisan masyarakat mengambil kesempatan dari kondisi yang ada sehingga Indonesia bisa maju berkembang dan memiliki daya saing.
Pergeseran itu, kata Jokowi, menyebabkan banyak hal kini dapat diperoleh atau diatur melalui internet dan gawai.
“Ibu-ibu sekarang belanjanya klak klik saja. Saya lihat Bu Jokowi juga sama. Kok asyik apa? Aduh yang dilihat di situ, enggak usah saya ceritakan,” kata Jokowi di JIExpo, Senin (23/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya Iriana, ia mengakui juga dirinya merupakan pengguna kecanggihan teknologi kini terutama dalam memesan makanan.
Pergeseran dan percepatan ini yang seharusnya seluruh masyarakat Indonesia antisipasi. Dunia terutama sistem teknologi sekarang bergerak sangat cepat.
Indonesia dan negara lain disebut tak bisa menghindari hal itu. Percepatan terbukti dari semakin banyak orang lebih memilih melihat atau melakukan segala sesuatu melalui gawai.
Aktivitas tersebut mulai dari membaca dan menonton berita, hingga berolahraga menggunakan virtual reality (VR).
Beranjak dari itu, Jokowi lalu mengimbau seluruh lapisan masyarakat mengambil kesempatan dari kondisi yang ada sehingga Indonesia bisa maju berkembang dan memiliki daya saing.