Polisi Masih Cari Puluhan Korban Kebakaran Pabrik Kembang Api
CNN Indonesia
Kamis, 26 Okt 2017 17:30 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Korban kebakaran di pabrik kembang api PT Panca Buana Cahaya Sukses, Kosambi, Kabupaten Tangerang, diperkirakan masih akan bertambah. Polisi masih mencari puluhan orang pegawai yang diduga menjadi korban kebakaran.
"Kemungkinan korban masih bisa bertambah, kami masih mencari 60 orang lainnya," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta di Tangerang, Kamis (26/10).
Nico mengatakan, berdasarkan keterangan yang didapatkan dari saksi bernama Ester, jumlah pegawai yang berada di gudang tersebut sebanyak 103 orang.
Data sementara yang diterima polisi, saat ini, 23 orang dilaporkan tewas. Sementara, puluhan orang lainnya mengalami luka dan telah dibawa ke sejumlah rumah sakit.
Nico mengatakan, korban tewas telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk diidentifikasi.
"Sehingga penting untuk keluarga datang ke Rumah Sakit Polri Kramatjati," tuturnya.
Menurut Nico, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.
Pantauan CNNIndonesia.com, puluhan personel polisi masih mengamankan lokasi kebakaran. Police line dipasang di sekitar lokasi kebakaran.
Ratusan warga juga memadati lokasi kebakaran. Mereka ingin melihat pabrik kembang api yang hangus terbakar itu.
"Kemungkinan korban masih bisa bertambah, kami masih mencari 60 orang lainnya," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta di Tangerang, Kamis (26/10).
Nico mengatakan, berdasarkan keterangan yang didapatkan dari saksi bernama Ester, jumlah pegawai yang berada di gudang tersebut sebanyak 103 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga penting untuk keluarga datang ke Rumah Sakit Polri Kramatjati," tuturnya.
Pantauan CNNIndonesia.com, puluhan personel polisi masih mengamankan lokasi kebakaran. Police line dipasang di sekitar lokasi kebakaran.
Ratusan warga juga memadati lokasi kebakaran. Mereka ingin melihat pabrik kembang api yang hangus terbakar itu.