"Sekarang itu ada beberapa partai yang mengajak saya untuk membesarkan partai mereka bersama-sama," kata Lulung kepada CNNIndonesia.com, Senin (20/11).
Namun Lulung menyatakan belum berpikir untuk pindah haluan. Meski PPP dirundung konflik, baginya tak elok untuk meninggalkan partai yang membesarkan namaya dalam kondisi saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika nanti memang terpaksa harus pindah partai, Lulung mengaku akan meminta nasihat para ulama.
Lihat juga:Lulung Jamin Tidak Ada Preman di Tanah Abang |
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu dikenal sebagai salah satu petinggi PPP. Ia adalah orang nomor satu di PPP DKI Jakarta sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).
Saat ada dualisme kepengurusan di PPP, Lulung memilih berada di kubu Djan Farid ketimbang kubu Rohamhurmuziy. Namun ia dipecat karena saat Pilkada DKI Jakarta ia lebih mendukung Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Sementara partainya mendukung Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. (sur)