RSCM Sebut Setnov Bisa Kembali Ditahan KPK

Feri Agus, CNN Indonesia | Selasa, 28/11/2017 21:47 WIB
RSCM Sebut Setnov Bisa Kembali Ditahan KPK Ketua DPR Setya Novanto memakai rompi tahanan, di gedung KPK, Jakarta, Kamis (23/11). RSCM menyatakan bahwa ia dalam kondisi bisa kembali ditahan KPK. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan, dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Jakarta, melakukan kontrol terhadap kondisi syaraf dan kadar gula Ketua DPR Setya Novanto, Selasa (28/11) siang.

"Intinya, dokter syaraf melakukan pemeriksaan dan juga dicek terkait dengan gula," ungkapnya, di gedung KPK, Jakarta, Selasa (28/11).


Setelah melakukan kontrol, Febri menyatakan, tim dokter RSCM menyebut kondisi Setnov baik dan bisa dibawa kembali ke Rumah Tahanan (Rutan) KPK. Setnov yang juga Ketua Umum nonaktif Partai Golkar itu dibawa kembali ke Rutan KPK sekitar pukul 14.30 WIB.


"Secara umum kondisinya masih baik dan dapat di bawa ke Rutan KPK," ujarnya.

Namun demikian, Febri mengaku tak bisa menyampaikan hasil cek kesehatan tersangka korupsi proyek pengadaan e-KTP tersebut. Kontrol kesehatan ini, kata dia juga telah dijadwalkan oleh tim dokter RSCM.

"Saya kira kontrol terbatas dengan rekomendasi dari dokter saja," kata Febri.

Setnov sempat mendapat perawatan medis di RS. Medika Permata Hijau setelah mengalami kecelakaan mobil pada Kamis (16/11).


Pada Jumat (17/11) siang, Penyidik KPK memindahkan perawatan Setnov ke RSCM Kencana. Novanto kemudian ditahan Penyidik lembaga antirasuah dan dibantarkan penahanannya sampai Minggu (19/11).

Tim dokter RSCM, bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI), menyatakan bahwa Setnov tak perlu dikenakan rawat inap. Ia kemudian langsung dibawa ke KPK. Seusai diperiksa, Setnov kemudian digelandang ke Rutan KPK pada Senin (20/11) dini hari. (arh/asa)