KPK Bawa Setnov ke RSCM untuk Kontrol Kesehatan

Feri Agus, CNN Indonesia | Selasa, 28/11/2017 13:31 WIB
KPK Bawa Setnov ke RSCM untuk Kontrol Kesehatan Tim dokter ingin mengetahui perkembangan kesehatan Setya Novanto. Karena itu, KPK membawa Setnov ke RSCM Kencana siang ini. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Jakarta siang ini untuk melakukan pengecekan kesehatan tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP tersebut.

"Siang ini SN (Setya Novanto) ke RSCM untuk lakukan kontrol setelah rawat inap," kata juru bicara KPK Febri Diansyah lewat pesan singkat, Selasa (28/11).

Febri menuturkan, tim dokter RSCM yang melakukan perawatan terhadap Ketua Umum Partai Golkar usai kecelakaan pekan lalu itu ingin mengetahui perkembangan setelah tidak lagi dilakukan rawat inap.


"Tim dokter yang lakukan perawatan terhadap SN sebelumnya akan lakukan pengecekan perkembangan kesehatan setelah rawat inap dinyatakan tidak diperlukan lagi beberapa waktu yang lalu," ujarnya.

Menurut Febri, Setnov diberikan waktu kontrol setelah dinyatakan tak perlu dilakukan rawat inap. Pemeriksaan terhadap Setnov, kata Febri hanya sebatas melihat perkembangan kesehatan usai tak dirawat di rumah sakit.

"Cek perkembangan kesehatan atau kontrol setelah rawat inap. Setelah rawat inap kan pasien diberikan waktu kontrol oleh dokter," kata dia.

Setnov sempat mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Medika Permata Hijau setelah mengalami kecelakaan mobil pada Kamis (16/11), saat dalam pencarian KPK.

Pada Jumat (17/11) siang, penyidik KPK memindahkan perawatan Setnov ke RSCM Kencana. Mantan Ketua Fraksi Golkar itu kemudian ditahan penyidik lembaga antirasuah dan dibantarkan penahanannya sampai Minggu (19/11).

Setelah dinyatakan tak perlu dilakukan rawat inap oleh tim dokter RSCM bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Setnov langsung dibawa ke KPK. Usai diperiksa, Setnov kemudian digelandang ke Rutan KPK pada Senin (20/11) dini hari.

(osc/djm)