Pimpinan DPR Rembukan Hasil Pemeriksaan MKD terhadap Setnov

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Senin, 04/12/2017 14:36 WIB
Pimpinan DPR Rembukan Hasil Pemeriksaan MKD terhadap Setnov Pemimpin DPR akan menggelar rapat untuk menindaklanjuti pemeriksaan MKD terhadap Setya Novanto. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rapat pimpinan dewan bakal membahas hasil pemeriksaan Mahkamah Kehormatan Dewan terhadap Ketua DPR Setya Novanto di Komisi Pemberantasan Korupsi.

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, rapat pimpinan itu akan digelar bersama Fadli Zon dan Fahri Hamzah serta Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPR Damayanti.

"Kami akan bahas dan dengarkan laporan dari Bu Plt Sekjen DPR bagaimana hasil kunjungan dari MKD dan seterusnya. Karena akan kami tanyakan seputar permasalahan yang dibahas," kata Taufik di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/12).


Taufik mengatakan, pimpinan dewan hingga hari ini belum mendapat konfirmasi langsung dari Setya Novanto terkait rencana pengunduran diri Ketua Umum Golkar tersebut dari jabatannya.


Secara terpisah, Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pihaknya bakal memverfikasi kembali pelaporan yang ditujukan kepada Setya Novanto kepada Setjen DPR dan juga pimpinan dewan.

"Kami cek lagi ke sekjen di tata tertib bagaimana. Terus dengan pimpinan DPR kami tanya apakah yang dimaksud pelapor, verifikasi dengan Pak Novanto kemarin bagaimana. Sesuai dengan aturan dan mekanisme," ujar Dasco di Gedung DPR.

Dasco mengatakan MKD baru bisa menilai laporan berdasarkan hasil verifikasi pelaporan yang ditujukan kepada Setnov seperti dugaan pelanggaran terhadap sumpah jabatan ataupun dugaan lainnya.

"Apakah itu ganggu, apakah itu melanggar. Kami akan tanya. Nanti kami kroscek ke sekjen. Mekanisne internal pimpinan bagaimana," katanya.


MKD DPR telah memeriksa Setnov terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukannya. Setnov diperiksa sekitar dua jam oleh anggota MKD di ruang pemeriksaan KPK, Kamis (30/11) pekan lalu.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, MKD akan mengonfirmasi jawaban dari Setnov kepada sejumlah pihak, baik dari sekretariat jenderal hingga pimpinan DPR.

(gil)