Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin mengatakan, uji kelayakan dan kepatutan terhadap Hadi merupakan keputusan rapat Komisi I DPR.
"Komisi I di rapat sepakat, besok (Rabu) mulai pukul 10.00 WIB akan melaksanakan uji kelayakan," ujar Tubagus di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu, Komisi I tidak menutup kemungkinan akan melakukan rapat tetutup jika ada hal yang berisifat rahasia.
"Seperti biasanya rapat akan dilaksanakan paparan visi dan misi terbuka dan pendalaman. Mungkin yang rahasia sifatnya tertutup," ujar Tubagus.
Setelah proses uji kelayakan dan kepatutan selesai digelar, Komisi I akan menggelar rapat tertutup untuk menentukan sikap terhadap pencalonan Hadi.
Di sisi lain, Tubagus memprediksi, pencalonan Hadi sebagai Panglima TNI akan berjalan lancar. Sebab, selama ini Komisi I tidak pernah menolak calon Panglima TNI yang diajukan presiden.
"Selama ini berdasarkan pengalaman Komisi I tidak pernah menolak," ujar Tubagus.
Presiden Jokowi merekomendasikan KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon tunggal Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan masuk masa pensiun pada Maret 2018 nanti.
Berturut-turut setelah Djoko Suyanto, pucuk pimpinan tertinggi TNI dijabat Jenderal Purn Djoko Santoso dari TNI AD (2007-2010), Laksamana Purn Agus Suhartono dari TNI AL (2010-2013), Jenderal Purn Moeldoko dari TNI AD (2013-2015), dan Jenderal Gatot Nurmantyo dari TNI AD (2015-sekarang). (osc/djm)