Dengar Curhat Warga, Anies Minta Waktu Penuhi Janji Kampanye

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Jumat, 08/12/2017 21:18 WIB
Dengar Curhat Warga, Anies Minta Waktu Penuhi Janji Kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga DKI bersabar terkait pemenuhan janji kampanye dirinya. (CNN Indonesia/Mesha Mediani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan kunjungan kerja dengan menemui perwakilan pengurus kecamatan se-Jakarta Timur. Pada kesempatan itu, sejumlah warga menyampaikan keluh kesah alias 'curhat' soal wilayahnya.

Masalah yang disampaikan warga antara lain minimnya tempat pembuangan sampah (TPS) di Jakarta, kondisi puskesmas yang memprihatinkan di beberapa kelurahan, dana operasional lembaga masyarakat kota (LMK), hingga permintaan gerobak motor sampah ke tiap RW.

Seorang warga dari Kecamatan Makassar bernama Darsono, mengeluhkan masalah normalisasi Kali Cipinang di kecamatannya.


"Ini Kali Cipinang sudah bertahun-tahun program untuk normalisasi. Sampai sekarang juga belum ada kenyataan," kata Darsono di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (8/12).

Padahal, lanjutnya, luapan Kali Cipinang selalu menyebabkan banjir saat hujan, khususnya di daerah Kebon Pala, Halim Perdanakusuma, dan Makassar.

"Ke depan, mohon normalisasi kali Cipinang agar diperjelas kapan akan direalisasikan. Karena sudah ukar-ukur beberapa kali sampai sekarang tidak ada realisasi," kata Darsono.

Selain itu, kondisi Waduk Surilang di Pasar Rebo juga menjadi hal yang dikeluhkan oleh warga lainnya.

"Kami punya Waduk Surilang seluas 1000 meter per segi. Kondisi Waduk Surilang sangat dangkal dan juga kumuh," kata Ketua Forum Komunikasi Kecamatan Pasar Rebo, Muhammad Salamun.

Ia pun meminta agar waduk tersebut bisa dijadikan sebagai sarana rekreasi dan olahraga.

Kemudian, seorang warga asal Cakung bernama Setiadi mengadukan persoalan di kecamatannya, yakni tidak tersedianya rumah sakit umum daerah (RSUD).

"Kami iri dengan kecamatan lain. Kami mohon ada RSUD," ujar Setiadi.

Mendengarkan sejumlah 'curhatan' itu, Anies meminta para warga memanfaatkan pertemuan atau open house yang diselenggarakan di tiap kecamatan pada hari Sabtu.

"Karena bapak-ibu sekalian bisa sampaikan di kecamatan supaya dibicarakan dan naik, nanti saya akan cek di mana tindak lanjut dari semua yang bapak-ibu sampaikan," kata Anies.

Ia pun memohon agar warga memberinya waktu untuk bisa menunaikan 23 janji yang keluar dari mulutnya sejak kampanye Pilkada 2017.

"Jangan semuanya minta ditunaikan dalam waktu satu bulan. Kalau periode gubernur satu bulan saja, kenapa dikasih lima tahun supaya bisa dilaksanakan semuanya satu per satu," kata Anies.

Sebagai penutup, Anies meyakini warga bahwa dirinya bersama jajaran Pemprov DKI telah mencatat semua keluhan dan menindaklanjutinya.

Hanya saja, kata Anies, diperlukan forum yang lebih kecil lagi supaya warga bisa duduk bersama dan secara komprehensif menjabarkan permasalahan kampung mereka dari akarnya.

"Nanti kami jadwalkan pertemuan yang kecil jadi mungkin dialognya bisa lebih tumakninah, tidak seperti ini," ucapnya. (wis)