Berkalung Syal Palestina, Anies Merasa Disakiti Trump

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Jumat, 08/12/2017 10:52 WIB
Berkalung Syal Palestina, Anies Merasa Disakiti Trump Anies Baswedan mengenakan syal Palestina-Indonesia sebagai simbol penolakan klaim sepihak Donald Trump atas Yerusalem. (CNN Indonesia/Mesha Mediani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengalungkan syal Palestina-Indonesia di lehernya sebagai simbol perlawanan terhadap pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengklaim sepihak Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Syal itu dikalungkan Anies saat bersilaturahmi dengan seluruh pengurus kecamatan se-Jakarta Timur di GOR Ciracas, Jakarta, Jumat (8/12).

Mengenakan baju sadariah putih dan kopiah hitam, Anies menyebut syal yang dia kenakan sebagai simbol pernolakan terhadap klaim sepihak Trump atas Yerusalem.


"Kami semua sakit dengan keputusan yang dibuat oleh Presiden Trump," kata Anies.


Ia pun menyatakan dukungannya terhadap Presiden Joko Widodo yang mengecam keputusan Trump.

"Saya mendukung apa yang sudah diungkapkan oleh Presiden Jokowi, sikap tegas terhadap kebijakan pemerintah Amerika untuk memindahkan kedutaan dan mengakui Yerussalem sebagai ibukota," kata Anies.
[Gambas:Instagram]
Ia juga mengapresiasi sikap Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi yang menunjukkan komitmen kuat Indonesia, rakyat Indonesia untuk selalu bersama rakyat Palestina dan hak-hak mereka.

"Kami dukung sikap tegas Presiden Jokowi dan kita juga dukung sikap tegas Bu Menlu (Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi)," kata Anies.


Anies kembali menegaskan, ekspresi dukungan itu ditunjukan dengan menggunakan syal itu sekaligus bersimpati.

"Kami semua merasakan sakitnya, saya mendoakan semoga ibu-ibu di Palestina, tetap melahirkan pejuang, keluarga-keluarga di Palestina tetap membesarkan pejuang di seluruh dunia tetap konsisten membela perjuangan meraih kemerdekaan Palestina," kata Anies. (gil)