Presiden PKS Apresiasi Langkah Pemerintah soal Yerusalem

Bintoro Agung, CNN Indonesia | Minggu, 10/12/2017 10:13 WIB
Presiden PKS Apresiasi Langkah Pemerintah soal Yerusalem Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo dalam menyikapi pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel oleh Amerika Serikat (AS). (CNN Indonesia/Bintoro Agung)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo dalam menyikapi pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel oleh Amerika Serikat (AS). Sohibul juga menyambut gembira langkah yang diambil oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

"Saya kira kami mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yg diwakili oleh Menlu Retno dan sekarang sangat aktif beliau, sekarang pun sedang di Amman," kata Sohibul di aksi depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat, Merdeka Selatan, Jakarta, Minggu (10/12).

Sohibul pun berkata pihaknya siap membantu pemerintah dalam memperjuangkan Palestina. Bantuan tersebut berupa lobi-lobi dan penggalangan bantuan untuk rakyat Palestina.


[Gambas:Video CNN]

Di samping itu, Sohibul menyarankan pemerintah untuk memanfaatkan posisi mereka di Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Sebagai negara muslim terbesar OKI, Sohibul menilai pemerintah punya posisi yang bagus untuk mengajak negara lain memperjuangkan kepentingan Palestina.

"Kita harus membangun solidaritas di antara negara-negara OKI," imbuhnya.

Jika peran tersebut dipenuhi oleh pemerintah, Sohibul yakin Indonesia memiliki posisi tawar yang tinggi dan harum di mata internasional.


Sohibul Iman bersama kader PKS berkumpul di depan Kedubes AS untuk memprotes keputusan Presiden Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Mereka setuju bahwa keputusan Trump tersebut menyalahi kesepakatan internasional dan mengancam nasib Palestina.

Unjuk rasa ditargetkan diikuti oleh 100.000 peserta yang tak hanya diikuti oleh kader PKS se-Jabodetabek, tapi juga oleh beberapa organisasi Islam lain seperti Persatuan Umat Islam (PUI).

Aksi ini berlangsung sejak pukul 08.00 WIB dan dijadwalkan berakhir pada pukul 13.00 WIB.

[Gambas:Video CNN] (nat)