Setelah Jawa, Gempa Bumi Kini Guncang Sulawesi Sabtu Pagi

Lavinda, CNN Indonesia | Sabtu, 16/12/2017 05:07 WIB
Setelah Jawa, Gempa Bumi Kini Guncang Sulawesi Sabtu Pagi Setelah terjadi gempa bumi di wilayah Selatan Pulau Jawa, kini Sulawesi juga turut diguncang gempa berkekuatan 5,1 skala richter pada Sabtu (16/12) pagi. (Ilustrasi / AFP PHOTO / CHAIDEER MAHYUDDIN).
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah terjadi gempa bumi di wilayah Selatan Pulau Jawa, kini Sulawesi juga turut diguncang gempa berkekuatan 5,1 skala richter pada Sabtu (16/12) pagi.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BMKG Harry Tirto Djatmiko menyampaikan, gempa terjadi di wilayah Semenanjung Minahasa, Sulawesi Utara dengan kekuatan 5,1 skala richter tepat pukul 04.27 WIB pagi hari ini.

Disebutkan, gempa terjadi di Lintang 0.65 LU, dan Bujur 122.38 BT dengan kedalaman 63 kilometer.


"Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI," tegas Harry dalam pesan singkatnya kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (16/12) pagi.

Berdasarkan lokasinya, gempa bumi terjadi pada 13 km Tenggara Boalemo-Gorontalo, 32 km Barat Daya Gorontalo Utara, 66 km Barat Daya Kabupaten Gorontalo, 76 km Barat Laut Gorontalo-Gorontalo, dan 1887 km Timur Laut Jakarta.

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa bumi berkekuatan 6,9 skala richter terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Jawa.

Secara rinci disebutkan, gempa berlokasi di darat pada jarak 6 km arah tenggara Kota Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada kedalaman 120 km pada Jumat (16/12) pukul 23.47 WIB.

Pusat gempa diketahui berada di darat atau dekat pantai. Selang 5 menit setelah terjadi gempa, BMKG mengaktivasi peringatan dini tsunami. Wilayah di pesisir di Ciamis dan Tasimalaya Provinsi Jawa Barat berpotensi tsunami dengan level Siaga Tsunami yaitu ketinggian tsunami antara 0,5 meter hingga kurang dari 3 meter.

Sementara itu, di pesisir Kabupaten Bantul, Kulon Progo, Cianjur, Garut, Sukabumi, Cilacap dan Kebumen pada level Waspada Tsunami dengan potensi tsunami ketinggian kurang dari 0,5 meter. Pusat gempa yang berada di darat atau dekat pantai menyebabkan guncangan keras dirasakan oleh masyarakat.
Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh Peta tingkat guncangan BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan dirasakan di daerah Jakarta, Bandung, Depok, Karangkates, Ngawi, Madiun, Nganjuk, Mataram, Kebumen, dan Yogyakarta.

Guncangan gempa bumi ini dilaporkan terasa di pesisir Selatan Pulau Jawa, terjadi dengan keras selama 10–20 detik dirasakan di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Bahkan masyarakat di Jakarta yang berada di gedung bertingkat merasakan guncangan gempa. (lav/lav)