Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Gus Ipul sudah hadir sejak acara dimulai, yakni pada Jumat (22/112) pukul 19:30 WIB. Sementara, Khofifah baru hadir sekitar pukul 22:00 WIB.
Keduanya dijadwalkan memberikan sambutan secara berurutan. Khofifah mengawalinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiba giliran Gus Ipul memberikan sambutannya. Ia mengawalinya dengan jawaban atas panggilan Khofifah pada sambutannya.
“Ada Bu Khofifah juga. Kalau ini harus saya sebut, walau yang lain enggak disebutkan satu per satu,” ucapnya.
Isi dari sambutan Gus Ipul juga tak jauh berbeda dengan Khofifah. Ia bercerita bahwa Gus Dur pernah meminta dirinya untuk menjadi kader PDIP. Padahal, ia merupakan salah satu pendiri PKB.
Kemudian saat pemilihan Presiden, ia mengingat ketika datang ke rumah Megawati dengan membawa pesan sebelum Gus Dur dilantik menjadi Presiden.
“Alhamdulillah kita waktu itu sama-sama di DPR, ya Bu Khofifah? Jadi bersinggungan. Mudah-mudahan ini jadi perjalanan yang bisa menginspirasi kita semua,” kata Gus Ipul, yang ketika periode itu menjadi anggota dewan dari Fraksi PDIP.
Diketahui, Khofifah dan Gus Ipul akan bertarung untuk merebut kursi Jawa Timur (Jatim) 1 pada Pilkada Serentak 2018. Gus Ipul berpasangan dengan Bupati Banyumas Azwar Anas yang didukung PDIP dan PKB.
Sementara, Khofifah, sejauh ini, berpasangan dengan Bupati Trenggalek Emil Dardak yang didukung Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan PPP.