Kapolri Jenderal Tito Karnavian membeberkan, sebanyak 68 terduga teroris masih dalam tahap penyidikan Densus 88, 76 terduga teroris masih dalam tahap persidangan, sementara 10 sudah dijatuhi vonis, 16 meninggal dunia saat hendak ditangkap Densus 88, dan dua teroris lain meninggal dunia karena bunuh diri.
"Tahun lalu (2016) sebanyak 163 orang, dan tahun 2015 sebanyak 73 orang," kata Tito saat memaparkan hasil kinerja Polri selama 2017 di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (29/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya lebih cenderung mengatakan bahwa banyaknya penangkapan ini karena langkah proaktif yang dilakukan polisi, lebih khusus Densus 88," kata Tito.
Pada 2016, tercatat ada 12 polisi yang menjadi korban aksi terorisme dengan satu orang di antaranya meninggal dunia.
"Jadi trennya naik dibanding 2016, jumlah anggota Polri yang gugur dan terluka," ujarnya.