Gunung Agung Erupsi, Hujan Abu Turun di Lima Desa

S. Yugo Hindarto, CNN Indonesia | Selasa, 02/01/2018 00:07 WIB
Lima desa yakni Desa Badeg, Yeha, Temukus, Besakih dan Muncan terpapar hujan abu akibat letusan Gunung Agung, Senin (1/1) malam. sap dan abu vulkanik menyembur dari kawah Gunung Agung terlihat dari kawasan Kubu, Karangasem, Bali. (Ilustrasi/ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gunung Agung kembali erupsi, Senin (1/1) sekitar pukul 22.40 Wita dan mengakibatkan lima desa di Bali terpapar hujan abu.

"Gunung Agung erupsi keluarkan abu vulkanik pada 1/1/2018 pukul 22.40 Wita. Hujan abu vulkanik terjadi di Desa Badeg, Yeha, Temukus, Besakih dan Muncan. Erupsi hanya sesaat. Status Awas. Kondisi gelap malam dan berawan," tulis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan di akun twitternya @Sutopo_BNPB.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM dalam situs resminya, menyatakan, berdasarkan pantauan dari pukul 18.00-24.00 Wita, tampak asap kawah bertekanan sedang, berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 700-1.500 meter di atas puncak kawah.

"Teramati letusan dengan tinggi 1.500 meter dan warna asap kelabu," demikian pernyataan PVMBG.



PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Agung agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius delpana kilometer dari kawah Gunung Agung.

"Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling terbaru," tulis PVMBG.
(ugo)