Ketua DPW PPP Jateng Masrukhan Samsurie mengatakan, kedua nama tersebut saat ini tengah digodok oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP dan dalam waktu dekat akan segera diumumkan.
"Pertimbangannya banyak, kenapa membidik figur Gatot Nurmantyo dan Budi Waseso. Keduanya sosok Jenderal yang tegas dan memiliki sikap yang jelas dalam memimpin. Apalagi tahun ini keduanya memasuki masa purna tugas", kata Masrukhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PPP memiliki delapan kursi di DPRD Jawa Tengah, untuk dapat mengusung calon gubernur dan wakil gubernur harus berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi persyaratan 20 persen kursi di DPRD.
Wisnu menampik kabar yang menyatakan partai beringin seirama dengan PPP dalam mengusung nama Gatot Nurmantyo. Golkar, katanya, saat ini masih dalam posisi menunggu peta politik pilkada yang berkembang di Jateng.
"Itu omongan dari mana ya. Partai Golkar tidak ada pernyataan mengusung Gatot Nurmantyo di Pilgub Jateng 2018. Sikap Golkar saat ini masih menunggu situasi, tapi ada pandangan tersendiri yang sudah kami kantongi", jelas Ketua DPD Partai Golkar Jateng Wisnu Suhardono.