Khofifah maju sebagai bakal calon gubernur, sementara Emil maju sebagai bakal calon wakil gubernur.
"Dengan mengucapkan bismillahirohmanirohim, maka pada malam hari ini Partai Persatuan Pembangunan memutuskan dukungan PPP untuk Pilkada Jawa Timur 2018 jatuh pada ibu Khofifah Indar Parawansa dan mas Emil Dardak," kata Romi, yang kemudian menyerahkan surat dukungan kepada Khofifah-Emil di Kantor DPP PPP, Jakarta, Jumat (5/1) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai Partai yang didirikan para ulama, PPP senantiasa mendengarkan apa yang disampaikan para ulama," ujarnya.
Lebih lanjut, Romi mengatakan, partainya meyakini Khofifah dan Emil merupakan pasangan yang terbaik untuk memimpin Jawa Timur untuk periode 2018-2023.
Sehingga, dikatakan Romi, Khofifah-Emil merupakan pasangan paripurna untuk maju dalam gelaran pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
"Ini tentu akan memberikan efek yang positif, karena pasangan ini adalah pasangan yang merupakan kombinasi antara pasangan senior dan junior. Antara pasangan yang sudah sangat berpengalaman," kata Romi.
Dengan demikian, Khofifah-Emil sudah mendapat dukungan dari lima partai, yakni Partai NasDem, Golkar, Demokrat, Hanura, dan PPP. Dukungan lima partai tersebut sudah memenuhi syarat untuk bisa mencalonkan diri sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur.
Jika dilihat jumlah kursi di DPRD Jawa Timur, Partai NasDem memiliki 4 kursi, Demokrat 13 kursi, Golkar 11 kursi, Hanura 2 kursi, dan PPP 5 kursi. Sehingga, bila ditotal ada 35 kursi di DPRD Jawa Timur yang mendukung pasangan Khofifah-Emil dalam pesta demokrasi lima tahunan ini.