Azwar Anas Mundur, PKB Tetap Gandeng PDIP

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Sabtu, 06/01/2018 19:28 WIB
Azwar Anas Mundur, PKB Tetap Gandeng PDIP Syaifullah Yusuf alis Gus Ipul adalah calon yang diusung PKB di Pilgub Jatim 2018. (ANTARA FOTO/Saiful Bahri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan tetap akan berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) setelah Bupati Banyuwani Abdullah Azwar Anas mundur dari bakal calon wakil gubernur Jawa Timur (Jatim) 2018.

"Kami akan tetap bersama PDIP, dalam waktu dekat kami akan musyawarah koalisi. Kami segera bertemu mungkin satu dua hari ini," kata wakil sekretaris jenderal PKB Daniel Johan saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (6/1).

Daniel menyerahkan sepenuhnya pemilihan bakal calon wakil gubernur kepada PDIP. Ia mengatakan, PKB tidak menyebut salah satu nama yang tepat mendampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai calon gubernur.


"Yang terbaik bagi PDIP yang terbaik untuk Gus Ipul. Tapi catatan untuk calon wakil gubernur adalah yang memiliki elektabilitas tinggi dan dicintai masyarakat luas," kata Daniel.

PKB sendiri menjadi pemilik kursi terbanyak di DPRD Jatim dengan 20 kursi dari total 100 yang tersedia. PKB pun berhak mengusung calonnya sendiri pada Pilgub Jatim karena telah memenuhi syarat minimal 20 persen jumlah kursi DPRD.

PDIP menjadi partai pemilik kursi terbanyak kedua di DPRD Jatim dengan 19 kursi.

Soal isu foto kurang etis yang menerpa Anas, Daniel sendiri meyakini hal itu tidak melemahkan elektabilitas Gus Ipul atau pun menguatkan pasangan Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa-Bupati Trenggalek Emil Dardak yang diusung Partai Golkar, Partai Demokrat, Hanura, Nasdem dan PPP.

Ia juga berharap persaingan Pilkada 2018 bisa berlangsung secara sehat sehingga bisa menghasilkan pemimpin yang baik pula.

"Saya enggak tahu foto itu ada hubungan dengan pilkada dan benar atau tidak kalau itu mas Anas. Kalau mirip berarti bukan, tapi kalau benar saya enggak tahu apa itu berhubungan dengan Pilkada," kata Daniel.

Selain berkoalisi dengan PDIP, Daniel menjelaskan PKB membuka koalisi dengan partai lain. Sampai saat ini koalisi ditangani Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jatim dan belum disampaikan ke DPP PKB.

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menerima surat mandat pengunduran diri Anas. Namun partai berlambang banteng itu belum memikirkan pengganti Anas.

"Jadi secara resmi kami menerima (surat mandat) itu, tapi kami belum memikirkan, memutuskan, siapa yang akan jadi pengganti Mas Azwar Anas. Buat kami itu tidak terlalu penting, tapi yang penting bagaimana kebenaran ditegakkan," kata Hasto dikediaman Ketua Umum PDIP Megawati, Jakarta Pusat, Sabtu (6/1).




(vws)