Tinggal Tunggu Pleno, Bambang Soesatyo Disebut Jadi Ketua DPR

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Kamis, 11/01/2018 17:32 WIB
Tinggal Tunggu Pleno, Bambang Soesatyo Disebut Jadi Ketua DPR Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo (tengah), di Kompleks Parlemen, Jakarta, 2015. Dia disebut akan mengisi kursi Ketua DPR. (Foto: Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo disebut-sebut bakal menggantikan posisi Setya Novanto sebagai ketua DPR. Pengumuman pergantian itu tinggal menunggu keputusan rapat pleno DPP Golkar.

"Sudah fix namanya BS (Bambang Soesatyo)," kata politikus Golkar Ahmadi Noor Supit usai rapat pleno Fraksi Golkar di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (11/1).

Supit mengklaim, keputusan pergantian itu sudah diambil cukup lama dan telah melalui proses sosialisasi dan klarifikasi kepada seluruh calon kandidat pengganti Setnov.


Dalam rapat pleno fraksi, kata dia, para calon lain juga telah memberikan selamat dan foto bersama. Hal itu lah yang menjadi sinyal kuat bahwa Bambang telah ditunjuk menggantikan Setnov.

Supit menjelaskan, dari beberapa calon yang ada, Bambang dianggap memiliki kelebihan. Walaupun, nama-nama seperti Sekretaris Fraksi Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua Banggar Aziz Syamsuddin dan Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali disebut punya kesempatan yang sama.

"Bambang bisa berkomunikasi dengan semua partai. Lintas fraksi," aku Supit.

Persoalan Bambang yang pernah disebut politikus Partai Hanura Miryam S. Haryani sebagai salah satu pihak yang mendesak mencabut BAP kasus e-KTP dan keterlibatannya dalam Pansus Angket DPR terhadap KPK, Supit menyebut itu sudah diklarifikasi.

"Semua sudah diklarifikasi. Ya pasti akan ditanyakan dulu itu. Kalau sudah terpilih (sebagai calon Ketua DPR), sudah diklarifikasi," katanya.

Rapat pleno DPP Golkar, kata Supit, bakal digelar dalam waktu dekat setelah fokus pada pilkada selesai. Pengumuman soal nama pengganti Novanto akan dilakukan setelah rapat pleno dilaksanakan.

"Iya, nunggu pleno dulu. Belum ada undangan," kilahnya.

Supit menambahkan, tugas pertama Bambang nantinya adalah mengawal rekomendasi Pansus Angket KPK agar tidak melemahkan KPK.

Senada, Ketua DPP Golkar sekaligus Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali juga memprediksi Bambang akan menjadi Ketua DPR. Namun pengumuman itu menunggu keputusan dari Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

"Kalau dilihat dari yang sudah ada, menurut perkiraan saya peluang paling besar Bambang Soesatyo," kata Amali terpisah.

Saat dikonfirmasi mengenai pengumuman pengganti Setnov, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto hanya meminta agar awak media sabar untuk menunggu.

"Ditunggu waktunya, sudah dikantongi. Kertas-kertasnya sudah dikantongi," ucap dia. (arh/djm)