Ketua DPR Bambang Soesatyo, Mantan Wartawan Beraset Rp62 M

S. Yugo Hindarto, CNN Indonesia | Senin, 15/01/2018 17:31 WIB
Ketua DPR Bambang Soesatyo, Mantan Wartawan Beraset Rp62 M Bambang Soesatyo resmi dilantik sebagai Ketua DPR. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bambang Soesatyo terpilih menjadi Ketua DPR menggantikan Setya Novanto usai dilantik dan disahkan parlemen lewat sidang paripurna, Senin (15/1). Politikus yang akrab disapa Bamsoet itu menyingkirkan sejumlah nama lain yang sebelumnya juga mengemuka seperti Aziz Syamsuddin, Agus Gumiwang dan Zainuddin Amali.

Berdasarkan data dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, Bamsoet diketahui punya kekayaan mencapai Rp62 miliar.

Lahir di Jakarta 10 September 1962, Bambang Soesatyo memulai karir di Senayan sejak tahun 2009. Dia terpilih mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah VII, Banjarnegara, Purbalingga, dan Kebumen. Tahun 2004, Bambang Soesatyo pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPR, namun ketika itu dia gagal melenggang ke Senayan.


Bambang Soesatyo meniti karier politik dan bisnis dari bawah. Sejak mengenyam bangku kuliah di Akademi Accounting Jayabaya jakarta, dan S1 Sekolah Tinggi Ekonomi Indonesia, Bambang telah aktif di berbagai organisasi. Dia tercatat sebagai anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Meski berlatar belakang pendidikan ekonomi, Bamsoet justru mengawali kariernya sebagai wartawan di harian umum Prioritas pada tahun 1985. Modal sebagai wartawan membuatnya memiliki akses untuk membangun jejaring bisnis dan politik. Karier tertingginya di dunia jurnalistik adalah menjabat Pemimpin Redaksi harian umum Suara Karya pada tahun 2004.


Bambang Soesatyo juga dikenal sebagai pengusaha handal di dunia bisnis. Berbagai posisi mulai dari direktur hingga komisaris pernah diembannya. Di antaranya, sebagai Direktur Kodeco Timber tahun 2007, Direktur PT SIMA, tbk tahun 2006, dan Komisaris PT Suara Irama Indah tahun 1999.

Ayah delapan anak itu mulai bergabung dengan Golkar pada 1995. Ketika itu dia masuk menjadi anggota Generasi Muda Kosgoro Pusat. Dia juga pernah duduk di berbagai organisasi sayap yang berafiliasi dengan Golkar, yakni Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro).

Di partai beringin, karir Bamsoet cepat menanjak. Dia ditunjuk menjadi Ketua Biro Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Partai Golkar pada periode 2000-2005. Gagal menjadi anggota Dewan pada tahun 2004, tak meredupkan kariernya di politik.

Dia justru naik menjadi anggota Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Golkar pada 2004 dan menjadi Penasihat Badan Informasi dan Komunikasi (BIK) DPP Partai Golkar periode 2005-2009. Baru pada 2009, Bamsoet melenggang ke parlemen.

Saat itu dia langsung ditunjuk sebagai Wakil Bendahara Umum Partai berlambang pohon beringin ini pada 2009-2015.

Di Parlemen, nama Bamsoet mulai dikenal luas publik saat dia bersuara keras tentang kasus korupsi Bank Century. Bamsoet menggalang tim sembilan, dan menggulirkan Pansus Hak Angket kasus Bank Century. Tim sembilan diantaranya, Muhammad Misbakhun (saat itu PKS), Maruarar Sirait (PDIP), Andi Rahmat (PKS), Chandra Tirta Wijaya (PAN), Lily Wahid (PKB), Ahmad Kurdi Mukri (PPP), Ahmad Muzani (Gerindra), dan Akbar Faizal (saat itu Hanura).

Duduk di Komisi III DPR, membuat Bamsoet kerap menyuarakan kasus-kasus korupsi kakap, dan kritikan tajam ke pemerintah. Tak hanya Century, Bambang juga pernah menyoroti keras kasus korupsi di PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) tentang pengadaan crane.

Soal kritikan terhadap pemerintah, Presiden Jokowi pun mengakuinya. Saat menghadiri pelantikan pengurus SOKSI, Agustus 2015, Jokowi menyebut nama Bamsoet.

"Saya enggak tahu, pak Bambang kalau kritik saya kok pedes banget," kata Jokowi.

Kolektor Mobil Mewah

Bambang Soesatyo selama ini dikenal sebagai pecinta mobil mewah, dan Harley Davidson. Dia menjadi anggota Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) dan Harley Davidson Owner Gruop (HOG) Chapter Jakarta.


Soal kekayaan, Bambang Soesatyo tak perlu ditanya. Sebagai pengusaha dan politikus dia memiliki kekayaan miliaran rupiah.

Berdasarkan data LHKPN tahun 2016, Bambang Soesatyo memiliki kekayaan senilai Rp62.741.853.941 dan US$211.026.

Kekayaan Bamsoet meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2010. Dalam LHKPN tahun 2010, kekayaan Bamsoet tercatat Rp24.116.034.728 dan US$20.095.

Lonjakan kenaikan kekayaan Bambang paling banyak bersumber dari Tanah dan Bangunan. Pada tahun 2010 jumlah harta tak bergerak (tanah dan bangunan) milik Bambang hanya Rp8,7 miliar. Enam tahun kemudian, nilai tanah dan bangunan itu naik menjadi Rp38,7 miliar.

Selain itu, Dalam laporan harta kekayaan itu, Bambang tercatat memiliki sejumlah mobil mewah yang nilainya mencapai Rp18 miliar, diantaranya, dua motor Harley Davidson, mobil Hummer H2, Land Rover, Toyota Vellfire, Bentley, Jeep Rubicon, Porsche Cayenne, Ferari California, Rolls Royce, Mercedez Benz, Toyota Fortuner.