Dodi dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 5/P 2018 tentang Pengesahan Pemberhentian dengan Hormat Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Masa Jabatan 2013-2018 dan Pengangkatan Penjabat Gubernur Kalimantan Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tjahjo lalu mengucapkan terima kasih Kepada Cornelis karena telah menjalankan mandatnya hingga masa jabatan habis. Menurut Tjahjo, Cornelis hampir berhasil merealisasikan semua janji politiknya.
"Mudah-mudahan penjabat sukses memimpin Kalbar. Kalbar ini kecil, kira-kira luasnya hanya setengah Pulau Jawa, lautnya dan letaknya juga sangat strategis, berhadapan dengan dengan laut Cina selatan, Malaysia," kata Cornelis.
Cornelis juga mengingatkan potensi konflik yang sering terjadi di daerahnya.
"Konflik pernah terjadi, sudah 17 kali, tapi konflik agama tidak pernah terjadi. Kalaupun ada mungkin sekarang, karena diciptakan orang dari luar," ujarnya.
Dodi, yang juga bekas Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, akan menjabat sebagai penjabat Gubernur Kalimantan Barat hingga ada gubernur-calon gubernur baru hasil Pilkada Kalbar 2018.
Proses pelantikan Dodi dihadiri ini sejumlah pejabat eselon I dan II Kemendagri, di antaranya, Dirjen Otonomi Daerah Soemarson serta Dirjen Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh. Pelantikan dilakukan di Kantor Kemendagri, Jakarta pada Senin (15/1).
"Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai penjabat Gubernur Kalimantan Barat dengan sebaik-baiknya san seadil-adilnya,” ucap Dodi, mengulangi apa yang diucapkan Tjahjo. (arh)