Ketika itu, 15 November, Setnov yang telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek pengadaan e-KTP mangkir dari pemeriksaan KPK dan menghilang. Penyidik KPK yang mendatangi rumahnya pada malam hari, tak menemukan Setnov.
Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu baru diketahui keberadaannya setelah mengalami kecelakaan mobil bersama mantan kontributor Metro TV Hilman Mattauch sehari setelahnya. Setelah itu, Setnov dilarikan ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Febri mengatakan, penyidik KPK ingin mengetahui keberadaan Aziz ketika rentetan peristiwa itu terjadi. Seperti ketika penyidik KPK mendatangi rumah Setnov maupun mengenai kecelakaan mobil tersebut.
"Nah informasi itulah yang perlu kita klarifikasi saat ini, terutama kronologis peristiwa pasa tanggal 15 dan 16 November pada saat itu," kata Febri menambahkan.
Pemeriksaan Ajudan Setnov Dijadwal Ulang
Febri menambahkan, ajudan Setnov, AKP Reza Pahlevi yang sedianya diperiksa hari akan dijadwalkan ulang. Menurut dia, penyidik KPK telah berkoordinasi dengan Kadivpropam untuk memeriksa Polda Metro Jaya itu.
"Waktu dan tempat pemeriksaan akan dijadwal ulang oleh penyidik," ujarnya.
Reza sedianya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka merintangi penyidikan kasus korupsi proyek e-KTP, pengacara Fredrich Yunadi.