Polri: 12 Korban Luka Gedung BEI Sudah Dipulangkan

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Selasa, 16/01/2018 14:24 WIB
Polri: 12 Korban Luka Gedung BEI Sudah Dipulangkan Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan 12 korban yang telah dipulangkan selanjutkan akan menjalani perawatan jalan. (CNN Indonesia/ Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektor Jenderal Setyo Wasisto mengatakan beberapa korban luka akibat runtuhnya selasar Tower 2 Gedung Bursa Efek Indonesia sudah dipulangkan rumah sakit setelah mendapat perawatan.

“12 orang sudah dipulangkan dan rawat jalan,” ujar Setyo di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa (16/1).

Berdasarkan data yang diterima kepolisian, saat ini lima orang masih dirawat di RS Pusat Pertamina yakni Nova Ryabie, Imanuel Macs Ruya, Siti Latifah, Daru Hananto, dan Sylvia Sandy Azmara.



Sementara itu, 22 korban luka yang masih dirawat di Rumah Sakit Siloam Semanggi ialah Nina Yudisia, Yuliana Surasih, Riska Herdiana, Dahlia Aritonang, Dea, Ria Maria, Tiara, Rahayu Sutra, Diana Febrianti, Suci Maulida, Wanda Lestari, Widaryanti, Else Nilasari, dan Bedrit Sepriana.

Korban lainnya ialah Nora, Bela Ayu Safitri, Hanjani Putri, Regina Novia, Jordan Vinson, I Gusti Ngurah Agung, Yuda, dan Nilrah.

Di RS Jakarta, 13 korban luka masih menjalani perawatan.


Mereka adalah Morel, Ayu Rika, Yunita, Fitri Anggraeni, Mona, Rika Dosari, Rika Damayanti, Cindy Naptiah, Mustika Wulandari, Pradita Amelia, Kartika Agustina, Kiluh Nency, Mirza, Nurdwi Halimah, Efi Tri Wahyuni, Suci Wulandari, dan Arta.

Sementara 16 orang yang masih dirawat di RS Mintohardjo ialah Miranda Dela, Desvahera, Fransisca, Firda Putri, Indah Asdiah, Siti Nurhanifah, Dita, Melianjani, Sandra Repita, Oktarina, Desi Agustin, Deka, Karmeta, Gita, Apriani, dan Indah Yulianti.

Seorang korban luka yakni Siti Nurhayati Nafsiah saat ini masih dirawat di RS Tarakan.

Setyo mengatakan, hingga kini ia belum dapat mengatakan kemungkinan penyebab robohnya selasar yang melukai sebagian besar mahasiswa Bina Darma, Palembang, Sumatera Selatan.


Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebabnya, serta berkoordinasi dengan Polda Sumatera Selatan dan Universitas Bina Darma Palembang. (wis)