Beberapa mahasiswa Palembang sempat mengabarkan para keluarga dan kerabatnya perihal insiden yang mereka alami. Salah satunya mahasiswa UBD Palembang, Ayu Rika Rahmawati. Ia menghubungi tantenya, Ida, usai dievakuasi ke Rumah Sakit Jakarta.
“Dia menelepon saya sambil nangis-nangis. Katanya, dia menjadi salah satu korban ambruknya selasar BEI siang ini,” ujar Ida, kepada CNN Indonesia, Senin (15/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat kejadian, Ayu merasakan kesakitan di sekujur tubuhnya. Bahkan mahasiswa Fakultas Ekonomi Semester V ini tidak melihat teman-teman kampusnya yang lain.
“Saya tadi sudah ke kampus dan mencaritahu kronologinya seperti apa. Saya berharap pihak kampus bisa membawa Ayu kembali ke Palembang sesegera mungkin. Kami mungkin tidak bisa ke Jakarta,” ungkapnya.
Menurut Edi Sutan, paman Mustika Wulandari, mereka belum tahu bagaimana kondisi sebenarnya, karena saat ini keponakannya tersebut sulit dihubungi.
“Sepertinya Mustika sedang beristirahat, jadi telepon genggamnya dimatikan. Kita juga masih berusaha menghubungi dia,” ujarnya.
Pihak kampus UBD Palembang sudah menghubungi layanan center RS Jakarta untuk mencari informasi terkait korban ambruknya selasar BEI. Namun, telepon RS Jakarta tidak aktif.
Dosen kampus UBD Palembang pun diutus ke Jakarta guna mendapatkan informasi terkini terkait insiden tersebut.
[Gambas:Video CNN] (ref/djm)