Dalam survei itu LSI mengkategorikan PAN bersama empat partai lain sebagai partai yang terancam tidak lolos ambang batas parlemen.
"PAN tidak peduli hasil survei. Kalau itu jadi salah satu indikator, ya, silakan," kata Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (25/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kata Taufik, di dua pemilu itu lembaga survei selalu mencatat suara PAN di bawah 2 persen.
"Jangan asal mengeksplore dan ekspose hasil survei, tapi tentunya hasilnya harus akurat," ujar Taufik.
Taufik juga berharap di masa mendatang lembaga-lembaga survei bisa memberikan riset yang dapat dipertanggungjawabkan dan tidak menjadi arena politisasi.
"Yang terhormat lembaga survei silakan mensurvei. Tentunya, hasilnya harus dipertanggungjawabkan dan kalau hasilnya salah seperti yang terjadi pada PAN, nanti bisa dituntut, loh," ujarnya.
LSI Denny JA dalam survei terbarunya mencatat PAN bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hanura, dan NasDem terancam tidak memenuhi syarat perolehan suara minimal di parlemen.
Survei Denny JA menyebut PAN harus bisa menemukan dan mengemas isu baru yang lebih fresh agar bisa mendongkrak elektabilitasnya di Pileg 2014. (wis/stk/wis)