Ingin Ubah Aturan, Anies Setop Sosialisasi Jalan AH Nasution

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Kamis, 01/02/2018 11:35 WIB
Ingin Ubah Aturan, Anies Setop Sosialisasi Jalan AH Nasution Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) menerima pengaduan warga, di Balai Kota, Jakarta. Anies mengatakan akan menghentikan seluruh kegiatan sosialisasi perubahan nama Jalan Warung Jati Barat. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menghentikan semua bentuk sosialisasi terkait penggantian nama Jalan Terusan Rasuna Said atau lebih dikenal dengan nama Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, menjadi Jalan Jenderal Besar Dr. Abdul Haris Nasution.

Padahal, sosialisasi perubahan nama jalan itu telah diinstruksikan lurah Kuningan Barat melalui surat edaran resmi yang ditandatangani 23 Januari 2018.

Melalui surat itu, lurah menginstruksikan agar ketua RT di lingkungan RW 02 menyampaikan pemberitahuan penggantian nama jalan kepada warga pemilik rumah, usaha, lahan, dan/atau gedung di sepanjang Jalan Terusan HR Rasuna Said RW 02.


Edaran lurah itu pun berdasarkan Instruksi Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan nomor 3 tahun 2018.

"Dihentikan semuanya. Dihentikan," ujar Anies di Gedung Teknis, Jakarta, Kamis (1/2).
Anies menegaskan sosialiasi harus disetop secara total dan menyeluruh, termasuk jika plang nama jalan AH Nasution itu sudah dibuat. Alasan Anies, dia tidak ingin terburu-buru mengubah nama sebuah jalan.

Menurutnya, berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 28 tahun 1999 tentang perubahan nama jalan, taman, dan fasilitas umum lainnya, keputusan pengubahan nama jalan hanya dikerjakan oleh tim internal dari Pemprov.

Dia ingin mengubah Keputusan Gubernur itu agar proses penentuan nama melibatkan masyarakat. Komponen masyarakat tersebut yakni sejarawan, budayawan, dan ahli tata kota.

"Nah, proses yang sekarang ada, saya akan hentikan dan saya akan ubah dulu Kepgub-nya," ujarnya

Kemudian, mekanisme pengusulan nama juga akan dibuat terstruktur.

"Jadi, tidak bisa pengusulan itu diterima siapa saja, kemudian dieksekusi oleh siapa saja," kata Anies.

Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi sebelumnya sudah membenarkan rencana perubahan nama Jalan Warung Jati Barat tersebut. Tri menyebut perubahan nama memang masih dalam proses. Namun, pihaknya mengklaim telah mengirimkan surat ke Anies terkait permohonan perubahan nama jalan.
(ugo)