Arsul menduga kelompok tersebut simpatisan Djan Faridz yang belum mau masuk ke dalam kepengurusan kubu Romahurmuziy.
“Mereka adalah kelompok yang sudah kami tawari masuk ke kepengurusan di bawah PPP dengan ketum Romahurmuziy, namun belum mau,” kata Arsul melalui pesan singkat, Kamis (1/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami bisa saja menggunakan langkah hukum seperti yang kami lakukan di kantor DPP, namun supaya tidak terjadi keributan maka kami memutuskan untuk tidak memaksakan diri,” katanya.
Terkait masa verifikasi, KPU telah menetapkan hanya berlangsung satu hari, yakni pada Rabu (31/1).
Selanjutnya, KPU memberi waktu perbaikan pada 1-3 Februari, kepada partai tingkat provinsi yang belum memenuhi syarat.
Namun, ia memastikan PPP akan mencari jalan terbaik agar verifikasi bisa dilakukan.
“Kami mencari cara lain agar verifikasi ini bisa diselesaikan dengan cara lain,” ujar Arsul.
“Kami juga tidak bisa katakan ini pihak mana yang menduduki. Kami berharap hari ini (1/2) bisa lakukan verifikasi,” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan. (wis/gil)