Menurut JK, kecelakaan itu umumnya terjadi di akhir pekan.
"Yang menarik, kecelakaan itu umumnya terjadi Sabtu-Minggu. Berarti kemungkinan operator itu kurang istirahat atau begadang Sabtu-Minggu," ujar JK di kantor wakil presiden Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (6/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keempat korban mengalami luka parah di bagian kepala, patah tangan.
Sejumlah kecelakaan dalam proyek pembangunan infrastruktur memang beberapa kali terjadi. Sebelum peristiwa di Jatinegara, sebuah batang girder di proyek pembangunan jalan tol Pemalang-Batang juga ambruk pada 30 Desember lalu, yang bertepatan dengan hari Sabtu.
JK meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengevaluasi insiden jatuhnya crane. Dia juga mengingatkan Kementerian PUPR memperbaiki sertifikasi bagi operator crane pekerja proyek.
"Sekarang operator crane banyak yang muda-muda, mungkin ini perlu ditingkatkan pelatihannya," katanya.
Terlebih, lanjut JK, di ibu kota saat ini banyak pembangunan proyek infrastruktur yang tengah berjalan.
Menurutnya, proyek itu harus segera dikebut pengerjaannya untuk mengejar ketertinggalan dengan negara lain.
"Ini kan memang kebutuhan masyarakat dan negara. Kita sudah ketinggalan, bukan mempercepat, kita mengejar ketertinggalan," tutur JK.