"Ya, biar dia bisa lihat jelas korbannya kayak apa. Dipikir mereka biasanya mau bom orang asing, tapi yang kena kan sesama dia (warga Indonesia)," ujar JK di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (6/2).
Bagaimana pun, kata JK, tindakan terorisme ke orang asing maupun sesama warga Indonesia tidak dapat dibenarkan. Ia berharap pertemuan itu bisa menjadi upaya rekonsiliasi antara pelaku dengan korban demi pemberantasan terorisme.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Efektif atau tidak nanti kita akan lihat," katanya.
Wiranto sebelumnya menyatakan pemerintah akan melakukan rekonsiliasi dengan cara mempertemukan narapidana terorisme dengan korban aksi terorisme.
Wakapolri Komjen Syafruddin menyebutkan, setidaknya ada 150 pelaku dan korban yang akan dipertemukan dalam proses rekonsiliasi tersebut.
Dia mengatakan, para pelaku terorisme yang akan mengikuti proses rekonsiliasi tersebut sudah mendapatkan pembinaan dari BNPT dan pihak terkait lainnya. (pmg/gil)