Jenazah Korban Terakhir Longsor Cijeruk Ditemukan
CNN Indonesia TV | CNN Indonesia
Rabu, 07 Feb 2018 09:32 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Korban terakhir longsor Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor yang sebelumnya masih terkubur di bawah timbunan tanah berhasil dievakuasi pagi ini.
Berdasarkan laporan dari Produser Lapangan CNN Indonesia TV, Fanni Imaniar, korban yang baru ditemukan hari ini bernama Adit (10). Ia dibawa tim evakuasi dari timbunan longsor dengan menggunakan kantong plastik jenazah berwarna hitam.
Adit adalah putra dari Asep Tajudin. Asep kehilangan seluruh keluarganya dalam kejadian longsor yang terjadi pada Senin (5/2) lalu.
Selain Adit, istri Asep, Nani (34) dan tiga anaknya yang lain yakni Aurel (1,5), Alan (17), dan Aldi (8) juga jadi korban tewas. Jenazah empat korban tersebut sudah lebih dulu ditemukan.
Nani dan tiga anaknya itu sudah dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada di Sukabumi.
Longsor yang menimpa tiga rumah di kawasan itu juga membuat rute transportasi kereta Sukabumi-Bogor terputus. Pasalnya, tebing yang longsor merupakan tanah yang menjadi landasan rel kereta. Akibatnya rel kereta jalur Sukabumi-Bogor di KM 13.800 itu tergantung.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan perbaikan rel baru akan dilaksanakan tiga hari setelah proses evakuasi berakhir. (kid/sur)
Berdasarkan laporan dari Produser Lapangan CNN Indonesia TV, Fanni Imaniar, korban yang baru ditemukan hari ini bernama Adit (10). Ia dibawa tim evakuasi dari timbunan longsor dengan menggunakan kantong plastik jenazah berwarna hitam.
Lihat juga:'90 Persen Kawasan Bogor Rawan Bencana' |
Adit adalah putra dari Asep Tajudin. Asep kehilangan seluruh keluarganya dalam kejadian longsor yang terjadi pada Senin (5/2) lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nani dan tiga anaknya itu sudah dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada di Sukabumi.
Longsor yang menimpa tiga rumah di kawasan itu juga membuat rute transportasi kereta Sukabumi-Bogor terputus. Pasalnya, tebing yang longsor merupakan tanah yang menjadi landasan rel kereta. Akibatnya rel kereta jalur Sukabumi-Bogor di KM 13.800 itu tergantung.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan perbaikan rel baru akan dilaksanakan tiga hari setelah proses evakuasi berakhir. (kid/sur)