Langkah ini menyusul Buwas yang memasuki usia pensiun pada awal Maret mendatang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Tito mengusulkan nama Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Irjen Heru Winarko. Sementara Buwas mengusulkan nama Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heru sendiri tidak memberikan jawaban saat dikonfirmasi perihal kabar ini melalui aplikasi WhatsApp pada Rabu (6/2).
Begitu pula dengan Tito yang memilih hanya membaca pesan singkat yang dikirim via WhatsApp pada Selasa (7/2).
Sedangkan, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan belum menerima informasi seputar hal tersebut. "Belum ada informasi," ujar Setyo, Rabu (7/2).
Lihat juga:BNN Ungkap Peredaran Sabu dalam Permen |
Dikonfirmasi terpisah, Arman menyatakan belum mengetahui perihal pengusulan dirinya menjadi Kepala BNN. Namun, ia akan tetap berada di BNN.
"Namanya juga omongan. Menggantikan atau tidak, saya akan tetap berada di lembaga ini melayani masyarakat, memberantas narkoba," kata Arman di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (7/2).
Kepala BNN akan diganti karena Budi Waseso memasuki masa pensiun. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
"Kalau saya ditanya sama Presiden, saya akan sampaikan. Tapi kalau enggak, ya saya enggak punya kewenangan," ujarnya.
Lebih dari itu, Buwas hanya berharap sosok Kepala BNN selanjutnya merupakan orang yang berintegritas, komitmen, dan kredibilitas yang jelas.
Namun, saat ditanya terkait sosok Arman, Buwas menolak memberikan komentar banyak. Ia hanya berkata, menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan penunjukan Kepala BNN kepada Jokowi dan Tito.
"Saya serahkan pada Kapolri dan Presiden. Jadi silakan saja (berpendapat)," kata Buwas.
Sebelumnya, nama Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto dan Kabaharkam Polri Komjen Moechgiyarto disebut merupakan kandidat terkuat calon kepala BNN pengganti Buwas.
Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Ari enggan berkomentar seputar kemunculan namanya sebagai calon Kepala BNN. Dia hanya mengatakan, sebagai prajurit siap untuk mengikuti perintah pimpinan.
"(Calon Kepala BNN) bukan urusannya saya. Namanya prajurit, kami ikut perintah pimpinan," katanya di sela-sela Rapat Pimpinan Polri 2018 di kompleks Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta. (pmg)
Kepala BNN akan diganti karena Budi Waseso memasuki masa pensiun. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)