Prabowo Tak Ingin Ribut soal Wacana Capres 2019

Feri Agus, CNN Indonesia | Sabtu, 10/02/2018 14:57 WIB
Prabowo Subianto mengatakan pendaftaran pencalonan presiden masih enam bulan lagi dan tak perlu diributkan saat ini. Prabowo Subianto mengatakan pendaftaran pencalonan presiden masih enam bulan lagi dan tak perlu diributkan saat ini. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto belum mau bicara terlalu jauh soal pengusungan dirinya sebagai calon presiden pada pemilu 2019. Menurut Prabowo, proses pencalonan presiden masih lama dan tak perlu diributkan saat ini.

"Ada yang mengatakan Pak Prabowo bagaimana ini, maju enggak, capres atau tidak? Saya katakan masih lama. Pendaftaran Agustus (2018), kok sekarang ribut-ribut," kata Prabowo dalam pidato di HUT ke-10 Gerindra, di Kantor DPP Gerindra, Jakarta, Sabtu (10/2).

Prabowo mengatakan seorang pejuang politik mengutamakan kepentingan bangsa dan rakyatnya. Dia menyatakan tak bisa menolak jika ada permintaan masyarakat, penugasan partai dan dukungan dari sejumlah pihak, termasuk partai politik lain.



"Kalau rakyat meminta, kalau partai menugaskan, kalau ada dukungan memang benar-benar dukungan, kalau poling bisa dia pesan. Kita harus legowo," tuturnya.

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu menyatakan jabatan bukan hal utama. Namun apabila masyarakat menghendaki dirinya maju sebagai capres, Prabwo enggan menghindari permintaan itu.

"Tapi bukan jabatan yang penting. Yang penting adalah mengabdi," katanya.

Prabowo mengatakan dirinya akan melihat perkembangan dan situasi beberapa bulan ke depan, sebelum menerima dukungan untuk maju sebagai calon presiden 2019-2024.


Pria yang pernah menjadi capres pada pilpres 2014 itu menyatakan akan membuka komunikasi lebih intensif dengan partai politik lainnya.

"Komunikasi dengan partai lain saya upayakan dan lebih intensif. Namanya politik harus komunikasi," tuturnya.

Dalam acara HUT ke-10 Gerindra, para kader terus menyerukan Prabowo menjadi calon presiden hingga Prabowo presiden 2019. Beberapa kali pembawa acara juga menyebut Prabowo sebagai calon presiden 2019-2024. (pmg/pmg)