Sandi Siapkan Rusun Hibrida untuk Ganti Rumah Kumuh Warga

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Rabu, 14/02/2018 00:21 WIB
Sandi Siapkan Rusun Hibrida untuk Ganti Rumah Kumuh Warga Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklaim pembangunan rusun hibrida di Penjaringan adalah terobosan unik. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membangun rumah susun (rusun) hibrida di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, yang rencananya bakal menampung warga RW 17 Kelurahan Penjaringan yang masuk kategori kumuh, miskin, dan padat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut rusun hibrida hanya akan setinggi lima sampai enam lantai dan tidak memerlukan elevator atau lift.

Penyediaan air bersih dan sanitasi akan disokong oleh PT Palyja. Lokasi rusun hibdrida juga tidak akan jauh dari tempat tinggal warga sebelumnya.

"Rusun hibrida untuk menggantikan rumah warga yang kumis kupat (kumuh-miskin, kumuh-padat) yang rentan banyak permasalahan sosial dan juga kebakaran," kata Sandi di Jakarta, Selasa (13/2).

Sandi mengklaim rencana membangun rusun hibrida adalah terobosan unik, sebab selama ini pemindahan warga ke rusun relatif jauh dari tempat tinggal awal mereka.

"Tetapi kalau di sini, warga dibangunkan rusun yang memang ada di tempat mereka. Jadi mereka enggak tercerabut dari ekosistemnya, kan mereka tinggal di situ mungkin sudah berpuluh-puluh tahun," kata Sandi.

"Yang paling menonjol, ini tidak ada pemindahan secara terstruktur terhadap masyarakat," imbuh Sandi, tanpa menjelaskan pernyataannya itu.

Dia berharap pembangunan rusun hibrida bisa direplikasi ke wilayah lain. Saat ini, Pemprov DKI sudah mendata 16 kampung kumuh yang akan ditata dalam lima tahun ke depan.

Deputi Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DKI Oswar Muadzin Mungkasa mengatakan, Pemprov DKI melibatkan sektor privat dengan menggandeng sebuah organisasi non-pemerintah (NGO) bernama Human Cities Coalition (HCC) dan sebuah perusahaan cat.

Angka anggaran pembangunan masih dirumuskan dan akan memakai dana CSR. Dia menambahkan, kerja sama telah direncanakan sejak setahun lalu.

Proyek rusun hibrida di Penjaringan ini akan menjadi uji coba bagi pembangunan rusun serupa di daerah lain.

"Kalau berhasil, kita ingin ini menjadi contoh bagi kota lain di Indonesia. Kita ingin menjadi center of excellence dalam menangani rumah kumuh di Indonesia," ujar Oswar. (wis/pmg)