Survei: Jokowi-Prabowo Duel Capres, AHY Dominasi Cawapres

Priska Sari Pratiwi, CNN Indonesia | Minggu, 18/02/2018 18:50 WIB
Survei: Jokowi-Prabowo Duel Capres, AHY Dominasi Cawapres Agus Harimurti Yudhoyono mendominasi bursa cawapres berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hasil survei Poltracking Indonesia menyatakan Joko Widodo dan Prabowo Subianto masih menjadi kandidat terkuat calon presiden 2019. Dalam simulasi head to head kedua calon, elektabilitas Jokowi lebih unggul sebesar 57,6 persen dibandingkan Prabowo 33,7 persen.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan angka elektabilitas tersebut meningkat dari hasil survei November 2017 yakni sebesar 53,2 persen bagi Jokowi dan 33 persen bagi Prabowo.

"Gap elektabilitas kedua figur ini juga tidak terlalu jauh berbeda dengan survei Poltracking sebelumnya yakni sekitar 20 persen sampai 25 persen," ujar Hanta dalam pemaparan hasil survei di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (18/2).



Tingkat elektabilitas Jokowi dan Prabowo cukup jauh dibandingkan nama-nama liannya, seperti Gatot Nurmantyo dengan tingkat elektabilitas sebesar 2,4 persen, Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 1,9 persen, Jusuf Kalla sebesar 1,8 persen, dan tidak menjawab sebesar 7 persen.

Hasil survei itu, kata Hanta, semakin meyakinkan bahwa Jokowi dan Prabowo sebagai kandidat terkuat pilpres 2019.

"Di luar figur Jokowi dan Prabowo, semua tokoh baik elit politik lama maupun baru angka elektabilitasnya tak lebih dari lima persen," katanya.

Sementara dalam survei calon wakil presiden menunjukkan AHY memiliki tingkat elektabilitas tertinggi yakni 12,4 persen. AHY unggul dibanding Anies Baswedan sebesar 12,1 persen, Gatot Nurmantyo 11,4 persen, Ridawan Kamil 10,4 persen, Muhaimin Iskandar 7 persen, Khofifah Indar Parawansa 5,5 persen, Sri Mulyani 4,3 persen, Tito Karnavian 2,2 persen, Budi Gunawan 1,3 persen, dan Puan Maharani 1,3 persen.

Dalam survei kandidat cawapres dari parpol, AHY tetap unggul dengan tingkat elektabilitas 22,3 persen disusul Muhaimin Iskandar 10,4 persen, Hary Tanoesoedibjo 4,2 persen, Surya Paloh 3,8 persen, Zulkifli Hasan 2,4 persen, Puan Maharani 1,9 persen, Airlangga Hartarto 0,8 persen, Oesman Sapta Odang 0,8 persen, Muhammad Sohibul Iman 0,4 persen, dan Romahurmuziy 0,3 persen.

"Dari hasil survei cawapres ini menunjukkan terdapat tingkat elektabilitas di atas lima persen dengan gap yang cukup signifikan dibanding nama-nama lain, termasuk AHY," ucap Hanta.

Poltracking melakukan survei di 34 provinsi dengan 1.200 responden. Metode yang digunakan adalah stratified multistage random sampling dengan margin error 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(gil)


BACA JUGA