"Permasalahannya adalah kita semua akan pasti terlebih dahulu menunggu hasil pilkada 2018. Kita maksimalkan dulu di pilkada 2018 dan kalau kita menang di Jateng, Jabar, Jatim, Sumut jalannya kayaknya lancar," kata Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hidayat menambahkan bahwa pertimbangan partainya merapat ke Gerindra adalah karena sudah terbiasa berkoalisi dengan partai pimpinan Prabowo Subianto itu di beberapa daerah pada pemilihan kepala daerah.
"Kami belum tahu keputusannya. Tapi kalau PKS koalisi dengan Prabowo itu satu kubu," ujarnya.
Koalisi Gerindra dengan PKS kata dia akan mencukupi syarat ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen. Dengan 40 kursi di parlemen ditambah dengan Gerindra yang memiliki 73 kursi, maka gabungan suara keduanya melebihi 20 persen.
(swo/arh)