Ada 1.500 Bus Transjakarta akan Hilir Mudik Saat Asian Games

Galih Gumelar, CNN Indonesia | Rabu, 07/03/2018 05:44 WIB
Ada 1.500 Bus Transjakarta akan Hilir Mudik Saat Asian Games Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) akan menyediakan 1.500 armada bus yang digunakan di lokasi Asian Games. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) akan menyediakan 1.500 armada bus yang digunakan di lokasi perhelatan Asian Games tanggal 18 Agustus hingga 2 September 2018 mendatang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bus ini nantinya bisa digunakan oleh masyarakat yang ingin berkunjung ke lokasi (venue) Asian Games seperti Kompleks Gelora Bung Karno di Senayan. Hal ini, lanjutnya, untuk mengurangi jumlah penggunaan kendaraan pribadi yang menuju venue tersebut.

Maka itu, tak heran jika Pemprov akan mempersiapkan armada ini di pintu-pintu perbatasan DKI Jakarta dengan provinsi lain. Sehingga, pengunjung yang berasal dari luar Jakarta bisa memarkirkan kendaraannya di perbatasan dan melanjutkan perjalanan menggunakan TransJakarta.

"Jadi nanti kami akan sediakan 1.500 unit bus TransJakarta untuk fasilitasi mereka yang akan datang ke sekitar kompleks Asian Games," jelas Anies ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (6/3).


Ia melanjutkan, nantinya pengumuman ini akan disiarkan ke masyarakat sesegera mungkin. Hanya saja, pemprov tak membebaskan tarif TransJakarta khusus ini, sehingga masyarakat masih harus bayar tarif Rp3.500 untuk sekali jalan.

Di samping itu, Anies juga membuka peluang untuk menyewa armada bus baru jika memang tak cukup menampung pengunjung Asian Games. "Kami sedang memperhitungkan. Apabila perlu, kami akan ambil bus persewaan yang akan di-branding untuk event itu saja," imbuh dia.

Selain bus untuk pengunjung, Pemprov DKI juga akan menyediakan bus untuk mengakomodasi kontingen Asian Games yang bermukim di Wisma Atlet Kemayoran menuju venue Asian Games. Saat ini, pemprov DKI Jakarta berupaya agar durasi perjalanan Kemayoran ke Senayan bisa ditempuh hanya 30 menit saja.

Namun, pemerintah pusat berharap batas kecepatan bus atlet bisa dinaikkan dari saat ini 40 kilometer (km) per jam hingga 60 km per jam setelah melakukan uji coba di jalan tol beberapa waktu lalu. Hanya saja, batas maksimal kecepatan seluruh bus khusus atlet ini sudah disetel di angka tersebut.

"Nanti akan dicari kecepatan yang optimal berapa. Tapi kalau sekarang kan speed limit-nya sudah dikunci jadi bus tidak bisa melaju kencang, karena bus-bus itu kan memang dirancang untuk di dalam kota sehingga kecepatannya tidak boleh lebih karena masalah safety," papar dia. (lav/lav)