"Berkas sudah selesai. Saya sedang melihat waktu yang baik," ujar Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (7/3).
Fahri kembali menjelaskan niatnya melaporkan Sohibul adalah untuk menyelamatkan PKS. Ia berkata Sohibul telah merusak partai sejak menjabat sebagai Presiden PKS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maksud saya ini adalah untuk memperbaiki partai. Supaya orang yang tidak mengerti hukum ini jangan mimpin partai," ujar Wakil Ketua DPR ini.
Ia berkata Sohibul tidak mematuhi keputusan pengadilan yang menyatakan dirinya tetap menjadi kader hingga anggota Fraksi PKS di DPR.
Bahkan dengan adanya putusan itu, Fahri menyebut Sohibul tetap menginstruksikan fraksi PKS agar mendesak pimpinan DPR mencopot dirinya sebagai Wakil Ketua DPR.
"Dia sudah disalahkan dan bahkan pengadilan meminta supaya dia tidak berbuat macam-macam," ujar Fahri.
Ia menilai Jazuli merupakan sosok yang lebih bersahabat dengan kader internal dan eksternal ketimbang Sohibul.
"Saya mengusulkan Ketua Fraksi PKS itu jadi Presiden PKS, itu lebih oke. Orangnya lebih humanis dan enak diajak ngomong," ujarnya.
"Masa yang benar minta maaf. Logika apa yang mau kita introduksi kepada negara," ujarnya.
Sebelumnya, Fahri menduga Sohibul melakukan tindak pidana pemalsuan dokumen, pemufakatan jahat, fitnah, dan pencemaran nama baik.
Sohibul juga dituding bertindak otoriter dengan memecat dirinya dan para kader secara sepihak. (osc/sur)