Dalam rumah sederhana itu, SM tinggal seorang diri. SM adalah pelaku penusukan terhadap ustaz Abdul Rachman di Masjid Darul Mutaqqin pada Minggu (11/3) dini hari.
Abdul Rachman ditusuk di bagian leher saat melaksanakan salat subuh. Beruntung, nyawanya terselamatkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dia kembali dengan ojek ya disimpulkan perginya pasti jauh, tapi ya gitu dia kalau sudah naik ojek enggak mau bayar," kata Roni, sapaan Chaeroni saat ditemui CNNIndonesia.com di Masjid Darul Mutaqqin (13/3).
Roni juga menyebut SM selalu berpenampilan rapi kala keluar rumah. Dia biasanya menggunakan masker dan pakaian tertutup.
"Orang yang melihat dia pasti tidak menyangka kalau dia ini berperilaku aneh," tuturnya.
Namun Roni tak menampik ada sisi aneh pada sosok SM. Dia menyebut SM sering mengucapkan kata-kata aneh saat berbincang. Dia seringkali berkata hal-hal yang berkaitan dengan daya khayal atau imajinasi.
"Suka tidak nyambung," jelas Roni.
Meskipun tidak dekat dengan SM, dia sering mendengar tetangga membicarakan perilaku SM yang aneh.
"Kasihan sih, saya dengar dia membawa plastik katanya habis pulang belanja padahal dalam plastik itu isinya batu," ujar perempuan berambut pendek dan berkacamata itu.
Rumah yang diduga kediaman SM. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor) |
"Dia bicara sangat sopan, ada perlu katanya. Tapi karena sudah malam saya tidak bukakan pintu," ujarnya.
Abdul juga tak percaya dugaan SM mengalami gangguan jiwa lantaran saat menusuk, SM mengarahkan langsung ke leher.
Hal lain yang membuat Abdul meyakini SM waras adalah perilakunya beberapa saat sebelum penusukan. Kata Abdul, SM bersembunyi di balik tiang masjid ketika melihat dirinya datang.
"Anak saya yang melihat (dia sembunyi). Awalnya dilempar sendal tapi enggak kena, lalu anak saya teriak dan saya berbalik lalu terjadi peristiwa itu. Dia mengarah ke leher saya," ucapnya.
Lihat juga:Polisi Tes Kejiwaan Penusuk Ustaz di Depok |
Dia tidak tinggal satu rumah dengan SM. Adiknya seorang diri di rumah bercat oranye. Rudi pun mengakui SM sering berperilaku aneh dan sering bermasalah dengan pengendara ojek lantaran tidak mau membayar.
"Dia tidak punya pekerjaan, tinggal sendiri dan di dalam rumahnya pun sama saja ada kasur, televisi tapi tidak terurus, genteng bocor," kata Rudi.
"Polisi saja kaget ketika ke rumahnya karena melihat situasi itu," dia melanjutkan.
Ketua RT 01 Samin Saarih mengaku memang ada keanehan pada SM.
Meskipun sering keluar rumah, SM disebut biasa melewati jalan lain dan bukan jalur utama komplek, namun Samin tak tahu alasan SM menghindari jalanan utama di kompleknya.
"Dia biasanya keluar lewat jalan lain, jalan yang harus lewat makam dulu. Jarang juga lewat jalur utama," kata Samin. (wis/gil)
Rumah yang diduga kediaman SM. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor)