PSI Didukung Tokoh Pendiri Jaringan Islam Liberal

Bimo Wiwoho, CNN Indonesia | Kamis, 15/03/2018 11:45 WIB
PSI Didukung Tokoh Pendiri Jaringan Islam Liberal PSI akui mendapat dukungan dari pendiri JIL. (CNN Indonesia/Galih Gumelar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany Alatas mengakui partainya mendapat dukungan dari akademisi yang juga pendiri Jaringan Islam Liberal (JIL), Luthfi Assyaukanie.

Menurut Tsamara, Luthfi mendukung karena memiliki kesamaan pandangan.

"Beliau dukung kami karena kesamaan nilai," ucap Tsamara kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Kamis (15/3).


Diketahui, Luthfi sempat ikut berperan dalam kegiatan yang dilakukan PSI. Salah satunya adalah ketika Luthfi turut menjadi salah satu inisiator gerakan nasional #KepoinPilkada pada Desember 2015 silam.

Di samping itu, Luthfi juga pernah menghadiri acara peluncuran buku bertajuk Curhat Perempuan karangan Tsamara. Kala itu, Luthfi tampak duduk di samping Ketua Umum PSI, Grace Natalie.

Pada kesempatan itu, Luthfi memberikan komentar terhadap karya dan juga karakter Tsamara. Keduanya diketahui berada dalam payung institusi pendidikan yang sama, yakni Universitas Paramadina, Jakarta.

Tsamara mengamini bahwa Luthfi memiliki kedekatan dengan PSI. Namun, dia menyanggah Luthfi telah menjadi kader PSI. Tsamara juga mengaku belum pembicaraan tentang keinginan Luthfi untuk bergabung bersama PSI.

"Belum ada obrolan soal itu," ucapnya.

Hal serupa dikatakan Sekjen PSI, Raja Juli Antoni. Dia mengatakan Luthfi belum menjadi kader PSI seperti yang diutarakan Tsamara.

"Simpatisan saja," tutur Antoni.

Luthfi Assyaukanie merupakan salah satu tokoh pendiri kelompok intelektual Jaringan Islam Liberal (JIL). Dia bersama Ulil Abshar Abdalla mendirikan JIL di medio 2001 silam. Kini, Luthfi mengajar di Universitas Paramadina, Jakarta.

Para anggota JIL diketahui kerap melontarkan pandangan yang cenderung kontroversial jika berkaitan dengan Islam.

Tidak sedikit ormas Islam yang menentang pandangan para anggota JIL. Tuntutan agar JIL dibubarkan pun sempat mengemuka. Puncaknya, kantor JIL yang berlokasi di kawasan Utan Kayu Jakarta Timur dikirimi bom buku. (DAL)