Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Yusen Hardiman mengatakan pihaknya akan segera menanami kawasan yang tadinya ditimbun sampah itu dengan Mangrove.
Lihat juga:VIDEO: Pembersihan Lautan Sampah Muara Angke |
"Setelah plastiknya diambil, sampahnya diangkat, kami akan langsung tanami daerah itu dengan mangrove. Langsung bersih," kata Yusen saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui telepon, Minggu (18/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi terjunkan 400 anak buah, ini kan gara-gara ada rob saat Februari, tadinya mau dibersihkan sejak awal cuma cuaca yang tidak mendukung jadi baru bisa sekarang," katanya.
Yusen pun berharap ke depan tumpukan sampah tak lagi terjadi di kawasan hutan konservasi Mangrove.
"Ini kan memang tadinya mau ditanami bibit yah. Tapi ternyata ada sampah, ya ke depan semoga tidak terjadi lagi," kata dia.
Di kawasan Muara Angke, tepatnya di daerah konservasi mangrove, sampah sebanyak 19 ton menumpuk di kawasan itu.
Sampah terdiri dari sampah rumah tangga dan plastik itu diduga terbawa oleh arus sungai dan rob laut yang sempat menerjang kawasan pesisir Utara Jakarta. (lav/gil)