Gatot Nurmantyo Disebut Pernah Daftar Capres Lewat Gerindra

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Kamis, 22/03/2018 17:53 WIB
Gatot Nurmantyo Disebut Pernah Daftar Capres Lewat Gerindra Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, di Solo (8/11/2017). (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo disebut telah mendaftarkan diri ke Partai Gerindra sebagai bakal calon Presiden untuk Pemilu 2019.

"Iya, dia (Gatot) mendaftar, itu pun kita belum membuka pendaftaran resmi juga. Cuma, dia datang, menyatakan bila memang memungkinkan, dia siap [untuk dicalonkan]," kata politikus Gerindra Muhammad Syafii di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (22/3).

Menurutnya, saat Gatot mendaftarkan diri, Gerindra tidak langsung memberikan jawaban. Sebab, seluruh kader menginginkan Ketua Umum Prabowo Subianto yang maju sebagai calon presiden.


Meski demikian, kata Syafii, peluang Gatot menjadi pendamping Prabowo masih terbuka lebar. Sebab, saat ini pihaknya tengah fokus mencari sosok pendamping Prabowo.

Selain Gatot, lanjutnya, ada pula sosok Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang masuk dalam radar Gerindra sebagai bakal calon wakil presiden mendampingi Prabowo.

"Kalau kita melihat peluangnya cukup cair. Namanya politik saya kira sepanjang memenuhi klausul yang diharapkan mampu memimpin bangsa ini dengan lebih baik, saya kira itu menjadi pilihan partai," kata dia.

Saat dikonfirmasi soal pertemuannya dengan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Prabowo hanya mengatakan, "yang bertemu dengan saya banyak."

Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon telah membantah partainya bakal mengusung Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden di Pemilu 2019. Gerindra tetap akan mengusung ketua umumnya, Prabowo Subianto sebagai capres.

Fadli mengakui memang ada pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Gatot beberapa waktu lalu. Namun pertemuan tertutup itu tidak dalam rangka mendukung mantan Panglima TNI itu sebagai capres 2019.

Gatot Nurmantyo menyatakan siap untuk mengabdi kepada negara di bidang politik apabila rakyat menghendaki.

Ketika ditanya soal rencananya maju di Pemilu 2019, ia mengatakan baru akan mengambil sikap politik secara terbuka sehari setelah pensiun sebagai prajurit TNI.

"Kita lihat 1 April, bagaimana nanti," ujar Gatot dalam tayangan Mata Najwa, Rabu (14/3).

Gatot saat ini diketahui masih berstatus prajurit TNI aktif dan baru akan pensiun pada 31 Maret 2018. (arh)