Soal Airlangga Cawapres, JK Sebut Tinggal Usaha

Priska Sari Pratiwi, CNN Indonesia | Kamis, 22/03/2018 23:07 WIB
Soal Airlangga Cawapres, JK Sebut Tinggal Usaha Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan) dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (ketiga kiri), di Jakarta, 2017. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut Ketua Umum Partai Golkar Airlangga memiliki banyak kecocokan kriteria sebagai calon wakil Presiden bagi Joko Widodo di Pemilu 2019.

"Ah, itu banyak hal [kriteria] yang cocok. Tinggal usaha saja," ucapnya, sambil tertawa, saat ditemui di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Golkar, di Jakarta, Kamis (22/3).

Hal itu diketakannya terkait dua kriteria cawapres yang harus dipenuhi jika ingin mendampingi Jokowi. Pertama, kata JK, dapat membantu meningkatkan elektabilitas Presiden. Kedua, dapat membantu Presiden menjalankan tugasnya.


"Selalu saya katakan syarat utamanya kalau bergabung dapat meningkatkan suara dan membantu presiden jalankan tugasnya," kata Wapres.

Menurutnya, Partai Golkar harus mencari lebih dahulu sosok yang tepat jika ingin menyodorkan cawapres pendamping Jokowi.

"Kalau itu harus dicari lagi kader Golkar yang bisa membantu," ujar JK.

Diberitakan sebelumnya, ia mengaku tak akan maju lagi sebagai cawapres mendampingi Jokowi pada Pemilu 2019. Selain alasan usia, ia juga telah dua kali menjabat sebagai Wakil Presiden.

Di tempat yang sama, Airlangga Hartarto enggan menjawab pertanyaan soal peluang dirinya menjadi cawapres bagi Jokowi.

"Nanti pada waktunya akan dibahas," kilah dia.

Selain itu, ia mengatakan partainya belum menyodorkan nama Cawapres ke Jokowi. Pihaknya masih melakukan komunikasi politik dengan parpol pendukung Pemerintah lain. Hal itu baru akan ditentukan setelah Pilkada 2018 usai.

"Belum. Kan ada pembicaraan juga dengan partai lain. Terutama dikoalisi pendukung jokowi akan dibahas sesudah Pilkada," pungkas Airlangga. (arh/arh)