PKS Tak Masalah Gatot Temui Gerindra Demi Jadi Capres

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Jumat, 23/03/2018 04:15 WIB
PKS Tak Masalah Gatot Temui Gerindra Demi Jadi Capres Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo disebut telah datang dan mendaftarkan diri ke Partai Gerindra sebagai bakal calon presiden untuk Pemilu 2019. (CNN Indonesia/Dhio Faiz)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku tidak mempermasalahkan Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang menemui Gerindra untuk mendaftar sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Politikus PKS Almuzammil Yusuf mengatakan PKS memiliki Majelis Syuro yang nantinya memutuskan untuk mengusung atau mendukung seseorang menjadi capres atau cawapres.

"PKS membuka diri siapapun calon yang diajukan baik melalui Gerindra maupun PKS. Tapi mekanisme PKS melalui Majelis Syuro," ujar Almuzammil di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/3).


Almuzammil menjelaskan bahwa Gatot tidak masuk dalam bursa capres/cawapres yang diwacanakan oleh PKS. Pasalnya, menurut dia, PKS sudah menunjuk sembilan kadernya untuk diseleksi sebagai capres/cawapres.

Sembilan nama kader PKS, yakni Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, Irwan Prayitno, Sohibul Iman, Salim Segaf Al Jufrie, Tifatul Sembiring, Almuzammil Yufuf, dan Mardani Ali Sera.


Meski tak masuk daftar, Almuzammil menilai Gatot bisa menjadi salah satu sosok yang bakal diusung PKS jika mendapat restu Majelis Syuro PKS.

"Saya kira karena DPP PKS punya hak untiuk tampung nama-nama lain. Itu mungkin masih dibicarakan majelis syuro. Tapi keputusan sekarang ini ada sembilan nama," ujarnya.

Di sisi lain, Almuzammil berkata sembilan nama itu tidak dipaksakan untuk dipilih sebagai cawapres jika Ketum Gerindra Prabowo Subianto resmi menjadi capres.

Almuzammil hanya berharap Gerindra menghormati upaya yang dilakukan oleh PKS dalam mengusung kadernya sebagai pemimpian.


"Tentunya kalau Gerindra dengan PKS saling menghormati fatsun. Gerindra suaranya lebih besar dari PKS, kami menghormati fatsun itu. Tentu mereka juga harus menghormati fatsun kita sebagi parpol," ujar Almuzammil.

Lebih dari itu, Almuzammil yakin Gerindra dan PKS akan berkoalisi di Pilpres tahun 2019. Namun ia juga tidak mengelak jika ada kemungkinan poros ketiga terbentuk.

Sebelumnya, Gatot disebut telah datang dan mendaftarkan diri ke Partai Gerindra sebagai bakal calon presiden untuk Pemilu 2019.

"Iya, dia (Gatot) mendaftar, itu pun kami belum membuka pendaftaran resmi juga. Cuma dia datang menyatakan bila memang memungkinkan, dia siap," kata Politikus Gerindra Muhammad Syafii di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (22/3). (agi/agi)